GUNUNG SLAMET 3432 Mdpl

Custom Search

By admin • Oct 30th, 2004 • Category: Gunung / Mountain
Bookmark and Share

Gunung Slamet masuk dalam wilayah tiga kabupaten di jawa tengah, yaitu kabupaten Purbalingga, Brebes dan Banjarnegara. Tepatnya di sebelah Barat kota Purbalingga dan  sebelah Utara kota Purwokerto pada posisi geografis 7°14,30′ LS dan 109°12,30′ BT. Ketinggian Gunung ini mencapai 3432 m dpl dan termasuk gunung berapi tertinggi di Jawa. Ada 4 buah kawah aktif yang terletak di puncaknya, karenanya dianjurkan untuk mendaki puncak sebelum pukul 10 pagi untuk menghindari adanya gas beracun dari kawah.  Dari puncak dapat terlihat gunung-gunung lainnya di jawa tengah seperti gunung Sumbing dan Sindoro. Biasanya para pendaki, selain mendaki gunung Slamet mereka juga mendaki gunung Sumbing dan Sindoro dan biasa disingkat triple S (Sindoro, Sumbing, Slamet), karena letak ketiga gunung yang berdekatan.

Sulit menemukan sumber air di sepanjang rute pendakian, terutama pada musim kemarau. Karena itu sebaiknya jangan lupa membawa persediaan air untuk pendakian. Pada bulan-bulan tertentu cuaca di gunung ini sangat ekstrim dan seringkali terjadi badai pada puncaknya, suhu udara turun dengan drastis untuk mengantisipasinya jangan lupa membawa baju hangat, jas hujan dan kantung tidur agar tidak terkena hipotermia. Sebagian jalur pendakian amat curam dan pada musim hujan jalur pendakian menjadi semakin berat karena jalur tersebut terisi oleh air.


Sebagian masyarakat jawa percaya bahwa gunung slamet adalah pusat dari pulau Jawa. Mereka juga menyebut gunung ini dengan nama gunung Lanang (Gunung laki-laki).  Bahkan mereka juga percaya bahwa gunung ini adalah gunung yang angker, yang banyak didiami oleh mahluk halus.  Terlepas dari mitos dan kepercayaan yang ada, gunung ini merupakan gunung yang indah, terutama di Pelawangan yaitu daerah sebelum puncak. Sayangnya kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2002, membakar habis pohon-pohon di sana.


Ada beberapa pintu masuk untuk mendaki gunung ini yaitu melalui Bambangan, Batu Raden, Kaliwadas dan Randudongka. Tapi jalur resminya adalah melalui Bambangan, jalur-jalur lainnya sudah ditutup untuk keselamatan. Pemandangan yang di temui melalui pintu masuk Bambangan cukup beragam, dari pintu masuk perkebunan mendominasi rute perjalanan, lalu berganti dengan hutan hujan tropis, mendekati puncak berganti dengan semak semak, dan puncaknya berupa batu-batuan dan pasir. Jalur yang ditempuh cukup sulit dengan rata-rata kemiringan lebih dari 400.


Akses dan Transportasi


Untuk mencapai Bambangan dari Jakarta harus  berganti kendaraan di kota Purwokerto. Kota Purwokerto dapat dicapai dengan menggunakan bis malam atau kereta api dari Jakarta. Dari Puwokerto  berganti kendaraan dengan bis ¾ jurusan purbalingga turun di Serayu, lama perjalanan sekitar 45 menit. Dari Serayu berganti kendaraan dengan angkutan pendesaan yang berupa kolt terbuka menuju pos penjagaan di Bambangan. Yang mesti diperhatikan, angkutan pedesaan ini hanya ada sampai pukul 06.00 sore.


Ongkos Transportasi umum


Jakarta-Purwokerto
• Bus non Ac  Rp  23.000
• Bus Ac  Rp  32.000
• Kereta ekonomi Rp


Bus ¾   Purwokerto-Serayu Rp 4000
Angkutan pedesaaan  Serayu-Bambangan Rp 7000


Perijinan


Perijinan untuk mendaki gunung Slamet amatlah mudah. Dengan hanya melapor pada kepala desa yang rumahnya juga dijadikan base camp dan menulis identitas lengkap serta membayar restribusi sebesar Rp 2000, anda sudah bisa memulai pendakian.


Akomodasi


Agak sulit untuk menemukan penginapan di Bambangan, tapi tidak perlu khawatir jika memang harus menginap di sana. Karena rumah kepala desa yang sudah dijadikan base camp dapat dijadikan tempat beristirahat atau bermalam sementara. Di rumah ini juga tersedia masakan sederhana yang dijual dan kamar mandi yang seadanya.


Jalur Pendakian


Jalur Bambangan
Bambangan merupakan sebuah desa yang terletak di lereng gunung slamet. Desa ini berada pada ketinggian … m dpl, dengan posisi geografis..
Dari desa ini menuju pos pertama melalui perkebunan sayur yang masih dapat ditempuh dengan motor sampai pos pesanggrahan perum perhutani Serang, setalah itu perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki. Biasanya pendaki memulai perjalanan pada sore untuk menghindari panasnya sengatan matahari ketika berjalan diperkebunan yang terbuka.


 ds. Bambangan  Serang 1 km 30 menit
 Serang  Gunung Malang 4 km 1,5 jam
 Gunung Malang  Pondok Gembirung 1 km     30 menit
 Pd. Gembirung  Pondok Walang 0,5 km 30 menit
 Pd. Walang  Pondok Cemara 0,5 km 30 menit
 Pd. Cemara  Samarantu 1,5 km 1 jam
 Samarantu  Samyang Rangkah 0,75 km 30 menit
 S. Rangkah  Samyang Ketebonan 0,6 km 30 menit 
 S. Ketebonan  Batur 0,9 km 45 menit
 Batur  Samyang Jampang 0,3 km 15 menit
 S. Jampang  Samyang Kendit 0,6 km 30 menit
 S. Kendit  Pelawangan 0,5 km 30 menit
 Pelawang   Puncak 1 km 1 jam


Jalur Baturaden
Baturaden…….

admin is
Email this author | All posts by admin

Bookmark and Share

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Home | About Us | Disclaimer | Credits & Contributor | Join a Contributor | Our Contributor |
Komunitas Backpacker Indonesia | Indobackpacker.com | Travel Photography | Mailinglist Archive | Mailinglist Forum

Copyright ©2004-2009 Indonesia Backpacker Community All rights reserved. All articles and Images may not be reproduced in any form without the express written permission of the copyright holder | All Information contained on this site may not be used for commercial purposes,
for more information please Contact
admin At indobackpacker.com | Powered by the WordPress

Creative Commons License
Except where otherwise noted content on this site is licensed under a
Creative Commons Licence.