Desa Taman Jaya - Ujung Kulon

Custom Search

By admin • Jan 17th, 2006 • Category: Wisata

Di dalam elf, ada stiker manis "selamatkan badak jawa, sejahterakan penduduk nya, kembali saya baca".

Dan obrolan ringan, sambil menikmati goyangan mobil melewati jalan yang
penuh lubang. Seorang ibu ngoceh dengan teman-teman lainnya di dalam
elf dengan bahasa sunda khas banten "hayang jalan ka desa taman jaya di
alusken, semua penonton kampanye, pilkada kab. Pandeglang, kabehan
ngomong "hayangggg"

Saya nggak tau, melakukan perjalanan sendiri itu kadang menyenangkan, kadang juga ya, hanya ngobrol pada diri sendiri.

Untuk mencapai desa taman jaya - ujung kulon, saya ingat pesan penduduk disana. Kamu harus tiba di Labuan- pandeglang sebelum jam 10 pagi, kalau mau hemat ongkos.
Kalau tidak, ongkos jadi mahal karena harus naik ojek atau nunggu besok pagi.

Beruntung saya sampai juga di terminal tarogong-labuan sebelum jam 10 pagi, padahal kadang-kadang jam 11 pagi pun masih ada Angkutan Umum sejenis elf yang pasti sampai ke desa Taman jaya.

Walaupun penumpang sepi, mobil ini berangkat juga, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam, tapi karena sepanjang perjalanan harus mencari penumpang tambahan, perjalanan untuk sampai ke kecamatan sumur, di butuhkan waktu bisa lebih dari 4 jam.

Dari sumur, hmm..hmm… Selamat datang di jalan kerbau, jalan ini tak ingat sudah berapa tahun, tidak di perbaiki, ada alasan politik, untuk melindungi Hutan dan faunanya di Taman Nasional Ujung Kulon? Atau memang pemerintah lagi bangkrut untuk memperbaiki jalan, tidak ada yang tau.

Di dalam elf, ada stiker manis "selamatkan badak jawa, sejahterakan penduduk nya, kembali saya baca".
Dan obrolan ringan, sambil menikmati goyangan mobil melewati jalan yang penuh lubang. Seorang ibu ngoceh dengan teman-teman lainnya di dalam elf dengan bahasa sunda khas banten "hayang jalan ka desa taman jaya di alusken, semua penonton kampanye, pilkada kab. Pandeglang, kabehan ngomong "hayangggg"…

Tapi begitu sudah kepilih, tinggal menunggu harapan, jalan pun tetap berkubang..

Seorang penduduk sedang bekerja menambal lubang-lubang kubangan yang ada di jalan, di kasih plang.. Mobil 3000, Motor 1000. dalam hati, kalau nggak hari sabtu atau minggu, hanya ada 5 elf yang lewat, walaupun kadang ada satu atau dua truck sedang ada juga yang melintas.


Butuh waktu 2-3 jam perjalanan untuk sampai di desa taman jaya kecamatan sumur, desa yang 6 tahun belakangan tidak lagi menjadi desa paling ujung, sekarang sudah ada desa Ujung jaya. Di pinggiran Taman Nasional Ujung kulon yang merupakan world Nature heritage site

Menjelang sore, jam 14:00 sampai Juga di desa Taman Jaya, sore nya saya ngobrol2x ringan di Kampung Girang, di sebuah rumah kecil terbuat dari bilik bambu, dan mendahap sawah dan pemandangan kawasan Taman nasional Ujung Kulon. Malamnya berdiskusi dengan beberapa kawan-kawan yang bekerja sebagai Porter apabila ada pengunjung yang akan trekking atau pun akan melakukan kunjungan ke Taman Nasional Ujung Kulon.

Lumayan memberi sedikit pencerahan tentang fungsi Porter dalam aktifitas kegiatan alam bebas.

Pagi hari, saya jalan - jalan ke Pantai yang hanya berjarak sekitar 20 m dari Homestay. Dan jalan-jalan santai ke desa ujung jaya, masuk Hutan sedikit ke kawasan Taman Nasional Ujung kulon di temani 2 orang porter dan 2 orang anak desa.

Dan.. Ternyata, mengandalkan anak-anak sebagai tour guide, membuat kami kakap (nyasar-red), akhir nya setelah muter-muter di sebuah kampung kecil, akhirnya ketemu juga jalan menuju desa Taman Jaya.

Menjelang sore, saya ikut pasang jaring menggunakan Jukung ke laut, panjang juga jaringnya hampir 250 Meter, sampe bingung nyari di mana pelampung pertama.
Asik juga. Kang pudin hanya berdo’a semoga saja besok pagi ada Ikan atau Rajungan yang nyangkut di jaringnya.

Hmm..untuk pulang dari desa ini dengan angkutan Umum, kita harus booking Elf, kenapa? Karena elf di taman Jaya akan berangkat jam 02:00 pagi. Disaat sedang mimpi indah, kita harus cepat bangun. Kalau tidak, ya tamat lah…



Ternyata, mobil elf kang Hendrik, supir salah satu elf yang kebetulan aku pesan. Di carter oleh teman-teman wanacala, aku di beri tahu..Ikut sekarang aja. Entar berangkat jam 19:00.. Duh!

Sepanjang perjalanan, ada yang kentut..hehe, lumayan bikin bingung…Jam 11:00 saya sampai di tarogong.. Hmm, artinya harus tidur dulu di emperan terminal nih, bus pertama yang berangkat ke Jakarta baru ada Jam 02:00 pagi..

Travel Tips:

Jakarta Term Kali deres Naik Bus Murni atau Po. Asli, jurusan Jakarta - Labuan tariff Rp. 25.000 Labuan - Taman Jaya Rp. 25.000 - Rp. 30.000 Akomodasi hanya ada 1 Homestay 4 kamar Rp. 50.000,-/Malam Jasa Porter Rp. 50.000 / hari biaya makan+rokok di tanggung pemakai/ Rp. 75.000 tidak di tanggung makan+rokok.

Perijinan, datang aja ke Kantor Balai Taman Nasional Ujung Kulon - Labuan, atau di Kantor PHPA Kec. Sumur Atau di kantor PHPA di desa Taman jaya.

admin is
Email this author | All posts by admin

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright ©2004-2008 Indonesia Backpacker Community All rights reserved. All articles and Images may not be reproduced in any form without the express written permission of the copyright holder | All Information contained on this site may not be used for commercial purposes,
for more information please Contact
admin At indobackpacker.com | Powered by the WordPress

Creative Commons License
Except where otherwise noted content on this site is licensed under a
Creative Commons Licence.