Curug Cilember
By admin • May 29th, 2006 • Category: Ekowisata / EcoTourism

Selesai salat langsung menuju lokasi dengan naik angkot [02 Sukasari-Bubulak] turun di Sukasari,dengan mengisi perut terlebih dahulu. Makan toge goreng khas Bogor [Pak Gebro Putra],lumayan rasanya Bo’…apa gw yg lg lapar ya
*Kereta KRLke Bogor = Rp 2.000
*Angkot 02 Sukasari-Bubulak = Rp 2.000
*Angkat Sukasari-Cisarua = Rp 4.000
Setelah itu dilanjutkan dengan naik ojek utk ke lokasi Curuq Cilember, dengan ongkos Rp 8.000. Untuk ongkos ojek harus pintar-pintarnya kita,biasanya kalo kita pertama dan bilang “ke Curug berapa? mereka akang psang tarif Rp 10.000″. BackPacker’s bilang “biasanya aja berapa?eh…langsung dikasih Rp 8.000″. Masuk loket utk membeli tiket masuk Rp 4.500/orang.

Di Curug Cilember terdapat 7 Curug,dan menurut pemantauan BPs, hanya Curug 3 dan 2 yang masih alami dan bagus viewnya. Curug 1 gak sempat dikunjungi karena begitu sampai di pintu loket jam menunjukkan 02.49 pm,karena berniat PP,dikhawatirkan bisa malam turunnya kalo diteruskan sampai Curug 1. Sementar utk Curug 5 dan 7 sudah tidak begitu asri,mungkin dikarenakan dua curug tersebutlah yang banyak dikunjungi oleh pengunjung. Untuk Curug 4 dan 6 menurut BPs viewnya kurang bagus. Berhubung BPs hanya membawa camera phone SE P900, jadi hasil bidikanpun hanya sekualitas VGA saja, jadi harap maklum…hehehehe.
Tracknya menuju setiap Curug agak terjal mendaki. Kemiringan sekitar 50′-60′ sekitar 60%. Lumayan menguras tenaga juga. Begitu tiba di Curug 2 BPs memutuskan untuk mandi sambil melepas lelah….wuiihh segernya rek! Ditempat ini BPs lone shower. Awalnya pingin banget berbugil ria sendirian,tetapi untuk mengantisipasi datangnya orang ketempat tersebut akhirnya hanya menggunakan celana pendek. Dan ternyata sampai selesai ternyata BPs hanya sendirian di Curug 2. Agak sedikit nyesel karena gak berbugil ria….hehehe.

Turun di Curug 3, minum air mineral&Salat Ashar di warungnya Pak Haji,begitu sapaan BPs utk beliau. Seperti biasa mengobrol sejenak dan jam 05.03 pm, memutuskan untuk turun agar tidak ketinggalan kereta dari St.Bogor yang menuju Jakarta.
Sampai pintu loket, spt biasa BPs mengobrol-ngobrol sejenak dengan tukang ojek dengan panggilan akrab Juli,nama lengkapnya Jajuli. Karena sudah mau nemenin ngobrol BPs ketika mengantar sampai ke HANKAM,BPs kasih dia Rp 10.000,walaupun dia cuma minta Rp 5.000.
Seperti bisa jalur puncak,mulai diberlakukan satu arah utk arah Jakarta.Kebetulan saat itu sedang naik terlebih dahulu kandaraannya,sehingga cukup lama juga menunggu jalur bawah ditutup utk yang naik. Akhirnya tiba di St.Bogor sekitar jam 07.30 pm, dan masih dapat kereta….hihihi,senangnya.
Photos by Aris K






