Resep Hidup Jadi Lebih Manis
By admin • May 8th, 2006 • Category: Book Review
Semula saya
ragu melihat sepintas buku ini di rak toko buku langganan, mengira ia hampir
sama saja dengan buku-buku panduan hidup lainnya (catatan: bukan berarti saya
menentang buku-buku semacam itu J). Tapi begitu mengetahui kalau buku
ini juga menggambarkan kisah perjalanan, saya memutuskan mengambilnya.
Sebagai
seorang pekerja sosial berlisensi dan juga pernah menjadi flight attendant selama hampir 20 tahun, ditambah kenyataan bahwa
ia lahir di Lebanon dari ayah seorang eksekutif Amerika dan tumbuh besar di
berbagai negara sebelum kembali ke USA pada usia 18 tahun, penulis memiliki
banyak kesempatan melihat banyak tempat (sampai buku ini ditulis: 100 negara, 6
benua!). Uniknya, ia dapat mengambil berbagai pelajaran hidup dari tradisi,
nilai, maupun praktek kebiasaan yang ditemuinya di perjalanan (beberapa
kenalannya turut memberi kontribusi dalam buku ini), yang sekiranya, tentu
tidak seluruhnya, dapat menjadi inspirasi bagi siapapun, walau dalam kasus ini
ia banyak membandingkan dengan kondisi di Amerika. Seperti diakuinya, orang
Amerika cenderung terbiasa melihat diri mereka sebagai standar (terdapat
kutipan, fakta, maupun tip di setiap akhir kisah). Tapi ditegaskan juga bahwa buku
ini bukan anti-Amerika.
ini memang benar lebih merupakan buku motivasi bagi mereka yang berusaha
mencapai keseimbangan dalam hidup, tetapi saya rasa tidak ada salahnya untuk
dibaca oleh para traveller yang
tertarik untuk mengenal
alasan melakukan perjalanan.
gagasan, seperti tercantum dalam sampul; Norwegia
Know-How, bagaimana gaya hidup Skandinavia yang serba sederhana dan
minimalis berkaitan dengan rendahnya jumlah tunawisma dan tingkat kejahatan, Arab Answers, setiap orang perlu waktu
untuk dirinya sendiri, Lima Family Love,
materi memang bukan segalanya, German
Gallivanting, terbayang nikmatnya hak cuti panjang yang lazim di Eropa, It Takes a Village, di Finlandia, orang
tua dan tetangga bekerjasama dalam membesarkan anak-anak mereka, Love in the Andes?, pasangan di beberapa
negara Eropa menggunakan perjalanan berlibur bersama sebagai tes kelangsungan
hubungan mereka jangka panjang, Vietnamese
Farewell, ketika seseorang meninggal dunia di Vietnam, Turkmen Hospitality, Jamaican
Jam, Indian Inner Peace, Thirld World Touches, dan lain-lain,
serta tentu saja Indonesian Insight,
kepingin tau kenapa orang Indonesia selalu tampak ramping? ;).
Life Could
Be Sweeter: 101 Great Ideas from Around the World for Living a More Rewarding Life
By William
Sinunu
303 pages
Marlowe &
Company, New York 2005
English
ISBN
1-56924-374-3
admin is
Email this author | All posts by admin



