Mallorca : Indahnya Tempat Berjemur Turis Eropa

Custom Search

By Aity Meivers • Jul 4th, 2006 • Category: Mancanegara, Wisata

Walaupun Mallorca tidak terlalu besar, hanya 2 jam jarak tempuh dari east coast ke west coast, namun Mallorca menawarkan banyak sekali tempat untuk dinikmati. Mulai dari Taman Arab Alfabia di Soller, sekedar jalan-jalan di Palma, menikmati keindahan teluk di Alcudia, atau menyusuri desa-desa kecil dan minum kopi, dan sebagainya.

Mallorca, pulau yang terletak di Laut Tengah ini adalah salah satu pulau milik Spanyol selain Menorca, Ibiza dan Formentera. Setelah terbang selama satu jam 45 menit dari Munich, kami mendarat di Playa de Palma airport. Tadinya saya sempat berpikir akan melihat airport seperti di Bali, tapi ternyata wuiih…. Airport Mallorca termasuk mewah dan cukup padat menurut ukuran sebuah pulau.

Mallorca memiliki penduduk sekitar satu juta orang dan dikunjungi turis rata-rata 8 juta orang per tahun. Tidaklah heran segala fasilitas di Mallorca standarnya cukup tinggi, disesuaikan untuk turis yang terutama kebanyakan dating dari Jerman. Bagi orang Jerman, Mallorca merupakan ‘summer terrace’.

Dari Airport kami meluncur ke Cala Ratjada yang terletak di east coast Mallorca. Perjalanan ditempuh sekitar 90 menit melalui jalan tol. Setelah cek in di hotel, mulailah kami menyusuri Cala Ratjada. Cala Ratjada dulunya adalah sebuah desa nelayan kecil, yang sejak tahun 70-an muiai dibangun untuk keperluan turismus. Pantainya sendiri berbatu dan jika kami ingin menikmati mandi matahari di atas pasir, kami harus berjalan sekitar 10 menit ke Cala Agulla atau Sol Mol. Namun Cala Ratjada cukup dikenal untuk mereka yang suka diving.

Jalan-jalan di Cala Ratjada dipenuhi toko-toko kecil yang menjual berbagai perlengkapan renang, baju-baju pantai, mainan anak-anak dan restoran. Terus terang saya sempat kecewa karena ternyata Mallorca sangat-sangat Jerman! Hahaha… Hampir semua orang di daerah turis bisa berbahasa Jerman. Bahkan saya sempat mencoba berbicara dalam bahasa inggris dan tetap dijawab dengan bahasa jerman! Percuma dong sebelum berangkat kami bela-belain menghafal kalimat-kalimat standar dalam bahasa Spanyol hahaha….

Berhubung kami membawa anak kami yang baru berusia hamper 9 bulan, maka kami memutuskan untuk tidak pergi terlalu jauh. Tujuan berikut: Capdepera, yang bisa dicapai dengan menggunakan bus umum. Dahulu kala Capdepera adalalah kota pelabuhan yang berhubungan dengan Menorca. Di Capdepera kami menyempatkan diri untuk melihat Castell de Capdepera, sebuah reruntuhan kastil yang tidak terlalu besar, namun nyaman untuk disusuri. Tiket masuknya tidak mahal, hanya 1 Euro per orang.
Di Capdepera inilah kami juga sempat melihat segerombolan anak-anak Mallorca dengan pakaian tradisional Mallorquinish yang berdansa dan bernyanyi di tengah lapangan. Hal seperti inilah yang sebenarnya sangat ingin kami lihat dan eh, terkabul juga hehehe…

Kota lain yang sempat kami kunjungi adalah Arta dengan gereja Sankt Salvador dan Eglesiasnya, dan juga Ermita de Betlem, sebuah tempat terpencil di dekat pantai yang digunakan oleh para missionary untuk menyepi. Jika suka mengunjungi gua-gua stalaktit, coves de Drach (Gua Naga) yang terletak di Porto Cristo sangat layak untuk dikunjungi. Gua ini dipenuhi dengan lampu-lampu berwarna-warni (duh, kok mengingatkan saya pada gua di Halong Bay yah?) dan sangat terawat.

Walaupun Mallorca tidak terlalu besar, hanya 2 jam jarak tempuh dari east coast ke west coast, namun Mallorca menawarkan banyak sekali tempat untuk dinikmati. Mulai dari Taman Arab Alfabia di Soller, sekedar jalan-jalan di Palma, menikmati keindahan teluk di Alcudia, atau menyusuri desa-desa kecil dan minum kopi, dan sebagainya. Bagi yang doyan belanja Mallorca menawarkan pilihan berbagai merk tas, sepatu dari kulit yang dijual dengan harga miring (hati-hati, kadang ada pula yang barangnya datang dari asia!). Bagi penikmat seafood, siap-siap kecewa karena harga seafood disini sama mahalnya seperti di Eropa Utara, kecuali kalau anda masak dan belanja sendiri. Para pencinta keramik dapat belanja cinderamata keramik khas Mallorca, terutama barang pecah belah untuk dapur yang biasanya berwarna-warni cerah menggugah selera. Oya, sekedar informasi, di Mallorca memepertontonkan tubuh di pantai tanpa selembar benang diijinkan di Mallorca hehehe… Jika anda termasuk tipe yang ini, bertandanglah ke Playa Arenal, yang dapat dicapai kurang lebih 20 menit dari Palma.

Terus terang Mallorca memang tidak murah jika anda mengambil paket lengkap dari travel agent. Namun jangan menyerah! Karena di Mallorca sebenarnya banyak sekali hostel dan apartemen murah. Penerbanganpun dapat menggunakan banyak sekali airline yang menawarkan tiket murah dari daratan eropa. Untuk menyusuri Mallorca, anda dapat dengan mudah naik bus (jadwal lengkap, cukup tepat waktu dan tidak berdesakan) atau menyewa mobil (harga bersaing).
Sekali lagi, dibalik kekecewaan kami terhadap ‚betapa jerman-nya Mallorca’ tetap kami kagum dengan keindahan alam dan obyek yang ditawarkan oleh Mallorca. It’s really worth to go there! (*)

Tagged as: , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright ©2004-2008 Indonesia Backpacker Community All rights reserved. All articles and Images may not be reproduced in any form without the express written permission of the copyright holder | All Information contained on this site may not be used for commercial purposes,
for more information please Contact
admin At indobackpacker.com | Powered by the WordPress

Creative Commons License
Except where otherwise noted content on this site is licensed under a
Creative Commons Licence.