Khao Lak
By Aity Meivers • Jun 3rd, 2007 • Category: Mancanegara, Wisata
Bang Niang lokasinya agak jauh dari Khao Lak City. Dibutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk mencapainya. Meskipun namyan memakai embel-embal ‚city’ jangan bayangkan sebuah kota karena Khao Lak City ini hanyalah sederetan toko-toko dan restoran di kanan kiri jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer saja. Namun disini anda bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan cukup memadai terutama untuk anda yang membawa balita.
Pemilihan lokasi liburan ke Khao Lak bukanlah hal yang mudah bagi kami mengingat Khao Lak termasuk daerah yang cukup parah terkena tsunami. Namun setelah banyak informasi yang kami kumpulkan, akhirnya kami memutuskan untuk kesana.
Khao Lak terletak di selatan Thailand termasuk dalam distrik Takua Pa, propinsi Phang Nga yang dapat dicapai dengan menggunakan mobil kurang lebih satu jam dari airport Phuket (kurang lebih 100km). Khao Lak terbagi dalam beberapa pantai, paling selatan Nang Thong Beach, lebih ke utara lagi Bang Niang dan terakhir Pakweeb. Kota terbesar yang terdekat dari Khao Lak adalah Takua Pa, namun Khao Lak juga memliki sentral tersendiri yang dinamai Khao Lak City. Khao Lak sendiri sebenarnya memiliki nama sendiri namun karena lokasinya yang sangat dekat dengan Taman Nasional Khao Lak, membuatnya bernama demikian agar mudah diidentifikasikan oleh para turis mancanegara.
Mobil yang kami sewa mensusuri jalan raya dimana terlihat banyak kehijauan. Tidak tampak sisa tsunami yang membekas. Tujuan kami yang pertama adalah Nang Thong Beach, dimana kami akan bermalam. Dari Nang Thong ke Khao Lak City hanya butuh sekitar 20 menit jalan kaki. Pantainya bersih, pasirnya lumayan lembut dengan diselingi beberapa bebatuan yang mencuat di pantai. Tidak terlihat adanya penjaja makanan atau pakaian. Jejeran payung dan tempat berbaringpun tidak terlihat. Ternyata di Khao Lak diberlakukan peraturan bahwa semua hotel dilarang meletakkan payung dan tempat berbaring di pantai. Mereka harus meletakkannya di daerah resort tersebut. Bukan ide jelek. Para turis yang ingin berjemur bisa meletakkan sarung atau handuk dan sebagainya sesuka hati untuk berjemur.
Dari Nang Thong, rekreasi yang paling dekat adalah mengunjungi Taman Nasional Khao Lak, menaiki gajah menyusuri hutan ke arah air terjun dilanjutkan dengan kayaking, atau melancong ke Phuket untuk berbelanja. Cukup datangi agent terdekat karena mereka menawarkan harga dan paket ynag tidak jauh berbeda.
Setelah beberapa hari menginap di Nang Thong, kami pindah ke Bang Niang. Pantai di Bang Niang menurut kami lebih indah dari Nang Thong secara kualitas air dan pasirnya ynag jauh lebih lembut dan putih. Namun Bang Niang tidak memiliki hutan dan tebing yang dapat terlihat saat kita membelakangi pantai di Nang Thong. Bang Niang termasuk daerah yang datar dan cukup parah terkena tsunami. Cerita para penduduk, ombak di pantai setinggi 10 meter dan setelah memecah di pantai airnya masih setinggi 3 meter ke arah pedalaman. Kami cukup merinding mendengar cerita tersebut, sekaligus kagum karena saat ini tidak terlihat sisa sisa tsunami. Ya, penduduk Khao Lak bekerja keras membangun kembali daerah mereka sehingga setengah tahun setelah tsunami Khao Lak sudah kembali siap dikunjungi wisatawan mancanegara.
Bang Niang lokasinya agak jauh dari Khao Lak City. Dibutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk mencapainya. Meskipun namyan memakai embel-embal ‚city’ jangan bayangkan sebuah kota karena Khao Lak City ini hanyalah sederetan toko-toko dan restoran di kanan kiri jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer saja. Namun disini anda bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan cukup memadai terutama untuk anda yang membawa balita.
Bang Niang juga memiliki pasar lokal yang buka seminggu 2 kali yaitu pada hari Rabu dan Sabtu pada sore hari. Di pasar ini dijual bermacam-macam dagangan mulai dari jajanan pasar, sayuran, daging dan ikan segar. pakaian, souvenir, mainan dan masih banyak lagi. Harganya benar-benar harga lokal dan tentu saja tawar menawar tetap terbuka (kecuali untuk makanan jadi). Pasar ini juga menjadi salah satu wisata yang wajib dikunjungi.
Bagi pencinta selam dan snorkeling, Khao Lak menawarkan Pulau Similan sebagai tempat wisata. Dari tempat anda menginap anda akan dijemput dengan mobil yang akan membawa anda ke pelabuhan dekat Takua Pa. dan dari sana akan ada kapal yang akan membawa anda ke Similan.
Bang Niang juga memiliki museum kecil yang merekam kenangan tsunami tahun 2004, disertai dengan sebuah toko yang menjual barang-barang kerajinan yang dibuat oleh mereka yang selamat dari bencana tersebut. Hasil penjualan digunakan untuk membantu para penduduk membangun kembali rumah dan usaha mereka.
Pantai paling utara Khao Lak yaitu Pakweeb, praktis hanya dihuni beberapa hotel dan restoran. Jaraknya cukup jauh dari Khao Lak City sehingga rata-rata mereka yang menginap di sekitar pantai ini akan menyewa sepeda motor sebagai alat transportasi. Secara keseluruhan pantai di Khao Lak dapat disusuri dengan jalan kaki sepanjang kurang lebih 17 km.
Khao Lak memang amat sepi dan sunyi jika dibandingkan dengan Phuket. Jika anda mencari liburan yang hingar bingar, tempat ini bukanlah tempat yang tepat untuk anda. Namun bagi anda pencinta pantai dan pemandangan serta alam yang indah, tempat ini temtunya sayang untuk dilewatkan.
Tip:
* Dari Jakarta tiket termurah adalah jika anda terbang ke Singapore dan dari sana terbang langsung ke Phuket dengam menggunakan Tiger Airways.
* Dari Phuket anda bisa naik bus ke arah Surat Thani, lebih murah meriah daripada taksi.
* Awal bulan Mei – September adalah saat dimana harga-harga hotel menjadi jauh lebih murah. Manjakan diri anda sedikit jika anda mau karena harga hotel bintang 4 dan 5 bisa sampai 70% lebih murah daripada harga biasa.
* Cobalah penginapan berikut: www.gerd-noi.com dan www.ayaravillas.com
Aity Meivers is
Email this author | All posts by Aity Meivers



