Explore Phi Phi Island
By admin • Jan 23rd, 2008 • Category: Mancanegara, Wisata
Phi Phi Don sendiri mempunyai pantai-pantai yang indah, salah satunya long beah yang hanya bisa dicapai dengan longtail boat selama 5-10 menit. Pantai yang juga sangat menarik, dengan air yang berwana turquoise dan bening terletak di ujung paling kira bisa kita berada di dermaga dan menghadap ke pulau.
Bersama dengan 12 backpackers pada bulan April 2007 perjalanan ke Pulau Phi Phi kami mulai dari Bangkok. Tiket bis (double decker) kami di travel agent di Khaosan Road dengan harga 500baht (harga rombongan, harga normal 600Bath). Berangkat jam 6 sore, bis tiba di Surat Thani jam 6 pagi. Istirahat sebentar, ganti bis, dan perjalanan dilanjutkan ke Krabi, makan waktu 2 jam. Dari Krabi kami lanjutkan ke Aonang beach sekitar 20 menit. Untuk boat ke Phi Phi bisa daari kota Krabi sendiri atau dari Aonang Beach. Dari kedua tempat tersebut boat berangkat 2x sehari jam 08.30 dan jam 14.00. Di Aonang kami menginap di Aonang Grand Inn. Tiket boat kami beli di Hostel ini yang merangkat travel agent dengan harga 390baht one way. Pagi hari kami dijemput dengan truk terbuka untuk menuju dermaga sekitar 10 menit dari hostel. Boat melaju dengan tenang, karena memang ombaknya tenang. Waktu kunjungan terbaik ke Phi Phi dari November sampai April. Diluar waktu tersebut ombak sering besar dan kadang-kadang kalau membahayakan, boat dibatalkan berangkat. Sempat berhenti agak ditengah laut untuk mengangkut penumpang dari pantai Railey yang datang dengan longtail boat. Perjalanan selama 1,5 jam sangat menarik sekali dengan pemandangan tebing2 kapur yang menjulang tinggi dan lautnya yang sangat bersih. Setibanya di Pulau Phi Phi Don kami mencari hostel di informational center yang terletak didermaga. Kami menginap di US guesthouse dengan harga perorang sekitar Rp. 90,000 (sekamar 3 orang). Sebenarnya banyak guesthouse-guesthouse yang lebih murah bertebaran disana, ada Banthai guesthouse dengan tarif 400bath/kamar. Kalau tidak capek disarankan cari sendiri guesthousenya, bertebaran dibelakang dermaga. Di pulau Phi Phi tidak ada kendaraan bermotor, yang ada hanya gerobak-gerobak untuk membawa barang2 penumpang. Udara sangat bersih karena tidak ada polusi.
Pulau Phi Phi terletak di laut Andaman, dan untuk mencapai pulau ini hanya bisa lewat laut, baik dari Phuket maupun Krabi. Dari dermaga Rassada di Phuket juga terdapat 2 kali penyebarangan setiap harinya, jam 8.30 dan jam 14.00.
Besoknya kami ambil tour ke Phi Phi Ley (pulau tidak berpenghuni) dengan longtail boat termasuk snorkeling selama 4 jam tarif 250bath/orang. Kami mengunjungi Maya beach tempat shooting film ’the beach’ itu. Tapi kami tidak mendarat disana karena harus bayar lagi (lupa berapa). Tapi dari jarak 100 meter kami bisa melihat warna pasirnya yang putih berkilau, airnya yang bening, pantainya yang dikelilingi tebing kapur, memberikan suatu pemandangan yang sempurna. Setelah snorkeling disekitar maya beach, perjalanan kami lanjutkan ke Pileh cove, Loh Samah dan Viking cave. Pulau Phi Phi ini bentuknya sangat unik, terdiri tebing-tebing kapur yang menonjol begitu saja ditengah laut. Diantara tebing-tebing inilah terdapat ceruk-ceruk dimana Maya beach, Loh Samah dan Pileh Cove terletak. Sangat menenangkan berada di ceruk-ceruk ini, air bening and tidak berombak.
Phi Phi Don sendiri mempunyai pantai-pantai yang indah, salah satunya long beah yang hanya bisa dicapai dengan longtail boat selama 5-10 menit. Pantai yang juga sangat menarik, dengan air yang berwana turquoise dan bening terletak di ujung paling kira bisa kita berada di dermaga dan menghadap ke pulau. Kita bisa berenang dibawah batang-batang pohon yang menjuntai keair, sangat menyenyukkan. Seperti private beach. Saya sempat berujar inilah surga dunia. Didepan pantai ini ada bungalow dengan tarif 600baht/kamar. Sayang saya hanya satu malam disana, kalau 2 malam maka saya akan pindah ke bungalow ini. Jangan lupa mencoba banana pancake nya yang bikin ketagihan, sangat crispy. Karena penduduk Phi Phi Don 80% adalah muslim jadi jangan khawatir dengan makanan. Saya sempat makan disebelah Phi Phi hospital, nasi dengan ikan (seperti ikan asam padeh) dengan hanya Rp. 10,000, tapi masakannya lumayan pedas. Banyak juga warung-warung seafood disana. Kita juga bisa mendaki (tangga berbatu) untuk ke view point, kita bisa melihat pemandangan pulau dari ketinggian dengan dua pantai yang hampir bersentuhan, karena daratan diantara pantai tersebut (Tonsai bay – dimana dermaga berada dan Loh Dalum) tidak terlalu lebar.
Di Phi Phi Don semua fasilitas lengkap, ada bank, ATM, hotel bertingkat, restoran, warnet, thai massage, cafe, travel agent, diving center, pokoknya semua fasilitas penunjang pariwisata komplet ada disini.
Sesudah check-out jam 10.00 (saya kurang tahu US guesthouse atau semua hostel disana mengharuskan check-out jam 10.00 bukan jam 12.00 seperti biasanya), perjalanan kami lanjutkan ke Phuket. Tarif boat sama 390 baht, dan perjalanan juga makan waktu yang sama, 1 ½ jam.
Pulau Phi Phi sempat dihantam Tsunami Desember 2004, tapi dengan cepat sudah pulih kembali. Jadi hampir semua bangunan atau atap bangunan disini masih terlihat baru.
Terima kasih.
Sophie Nurbani




Dear friends,
Jalan-jalan ke Krabi memang mengasyikkan. Tidak salah kalau tempat ini memang jadi favorit bagi turis dari Eropa khususnya dari Scandinavia. Tempatnya cukup tenang dan tidak hingar bingar seperti Phuket..
Biaya perjalanan ke Krabi masih lumayan terjangkau apalagi kalau Airasia lagi Promo.
Ada website yang bisa bantu kita juga untuk merencanakan perjalanan. Coba buka http://www.yourkrabi.com.
Mereka bisa membantu untuk arrange penjemputan dari bandara hingga tour ke Phi Phi Island sesuai dengan budget yang kita punya.
Selamat mencoba.