<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Catatan Perjalanan Papua (1) : Menjelajah Jayapura Sampai PNG</title>
	<atom:link href="http://www.indobackpacker.com/2008/12/catatan-perjalanan-papua-1-menjelajah-jayapura-sampai-png/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indobackpacker.com/2008/12/catatan-perjalanan-papua-1-menjelajah-jayapura-sampai-png/</link>
	<description>Just another Option</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Apr 2010 06:35:11 -0400</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: diyantouchable</title>
		<link>http://www.indobackpacker.com/2008/12/catatan-perjalanan-papua-1-menjelajah-jayapura-sampai-png/comment-page-1/#comment-234</link>
		<dc:creator>diyantouchable</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 11:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indobackpacker.com/?p=710#comment-234</guid>
		<description>jayapura oke banget untuk ukuran kota di papua.....
mas harus nyobain soto lamongan di belakang polres...enak banget mas....
atau makan di restoran Ayam Sharron, di komplek ruko pelabuhan dekat Swiss Bell hotel...maknyuss deh...dengan hanya 45 rb kita udah dapat ayam penyet bumbu sambel mangga, tempe penyet, lalapan, dan sepotong buah...nyam! 

soto lampung kalau kata penjualnya, singkatan dari lamongan kampung...hehehehhee....

saya kemaren sempet belanja di hamadi juga, tapi pengalaman belanja paling seru adalah belanja di museum uncen abepura...
karena mendapat penjelasan panjang lebar tentang makna lukisan kulit kayu asal Asei Sentani, dan penjelasan mengenai patung korwar (leluhur) asal biak....

harganya sama kok dengan yang di hamadi...hehehehe....

yang sial waktu saya ke perbatasan tidak sempat menyeberang ke sebelah, karena sudah terlalu sore. jadwal gerbang dibuka adalah jam 9 pagi sampai jam 3 sore....
katanya sih kita nggak usah pake pasport, cukup tinggal KTP....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jayapura oke banget untuk ukuran kota di papua&#8230;..<br />
mas harus nyobain soto lamongan di belakang polres&#8230;enak banget mas&#8230;.<br />
atau makan di restoran Ayam Sharron, di komplek ruko pelabuhan dekat Swiss Bell hotel&#8230;maknyuss deh&#8230;dengan hanya 45 rb kita udah dapat ayam penyet bumbu sambel mangga, tempe penyet, lalapan, dan sepotong buah&#8230;nyam! </p>
<p>soto lampung kalau kata penjualnya, singkatan dari lamongan kampung&#8230;hehehehhee&#8230;.</p>
<p>saya kemaren sempet belanja di hamadi juga, tapi pengalaman belanja paling seru adalah belanja di museum uncen abepura&#8230;<br />
karena mendapat penjelasan panjang lebar tentang makna lukisan kulit kayu asal Asei Sentani, dan penjelasan mengenai patung korwar (leluhur) asal biak&#8230;.</p>
<p>harganya sama kok dengan yang di hamadi&#8230;hehehehe&#8230;.</p>
<p>yang sial waktu saya ke perbatasan tidak sempat menyeberang ke sebelah, karena sudah terlalu sore. jadwal gerbang dibuka adalah jam 9 pagi sampai jam 3 sore&#8230;.<br />
katanya sih kita nggak usah pake pasport, cukup tinggal KTP&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
