Loksado yang Tetap Menawan
By kalimantanku • Jan 15th, 2009 • Category: Ekowisata / EcoTourism, Gunung / Mountain, Petualangan
Entah karena kutukan apa, saya selalu tergiur jika diajak ke Loksado.Berkali-kali pun rasanya saya rela untuk bercumbu dengan kemolekannya.Pesona yang dimiliki Loksado memang sangat menawan.Dan saya pun dengan teganya meng SMS ke teman di Surabaya yg suka petualangan, kalo saya mau ke Loksado.SMS balasan pun berisi sumpah serapah, dia gigit jari karena iri dengki.Coz waktu dia main ke Kalsel, gak sempat saya ajak ke Loksado.
Loksado merupakan sebuah kecamatan yang berada di sekitar Pegunungan Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Kota Kandangan merupakan ibukota HSS.Selain dianugerahi alam yg cantik, Kandangan juga memiliki pesona kuliner yg sangat terkenal yakni Dodol Kandangan & Ketupat Kandangan.Nah Ketupat Kandangan itulah yang saya gak pernah bosan menyantapnya.Beruntung di Banjarmasin banyak penjual Ketupat Kandangan, jadi gak perlu jauh-jauh ke Kandangan kalo mau menyantap kuliner enak itu.
Kembali ke soal Loksado.Loksado didiami oleh suku Dayak Meratus juga suku Banjar.Mereka hidup berdampingan secara damai, walopun banyak perbedaan yang mereka miliki.Itulah uniknya Indonesia tak terkecuali di Bumi Kalimantan.
Saya berangkat bersama beberapa orang teman.Perjalanan kali ini saya tempuh dengan menggunakan sepeda motor.4 jam perjalanan adalah perjuangan yang harus saya tempuh demi berjumpa kembali dengan Loksado.
Bak keindahan di negeri dongeng, hamparan pegunungan yang ditutupi hijau pepohonan segera menyambut.Jalan aspal yang sangat mulus plus meliuk-liuk memacu adrenalin saya untuk segera menikmati Loksado secara langsung.
Dengan hanya Rp.2000 untuk karcis masuk, saya bebas menikmati alam Loksado.
Spot pertama yang ingin saya nikmati adalah komplek sumber air panas di desa Tanuhi.Harga karcis sebesar Rp.3500.
Dikomplek ini tersedia cottage yang refresentatif untuk wisatawan yang pengen long stay di Loksado.Namanya Cottage Tanuhi.Room rate nya antara Rp.250 hingga 275 rb permalam.
Gak tahan melihat onggokan 4 buah kolam renang (2 kolam air biasa, 2 kolam air panas), saya langsung berganti pakaian.Ternyata kolam air panas nya benar-benar sulit saya taklukan.Uhhh…panas banget.Alhasil hanya kedua kaki saya saja yang terpuaskan berendam di air panas.Saya pun beralih ke kolam air biasa.Nikmatnya dunia, berenang ria sambil mata jelalatan menyaksikan hamparan perbukitan hijau disekitarnya (disini gak ada cewek ber bikini, coz ini di Kalsel euy..!)
Puas menikmati air di kolam renang itu, saya tertantang untuk menikmati hamparan air jernih di Sungai Amandit.Wow…air disini sangat sejuk.Bebatuan kecil disepanjang sungai menambah cantik Sungai Amandit.Tapi hati-hati, karena arus sungainya sangat kencang.
Disungai inilah sering wara wiri wisatawan yang ber bamboo rafting ria.Tiap tahun juga ada Festival Bamboo Rafting disini.
Gak lama kemudian godaan Air Terjun Kilat Api membujuk saya kesana.Letaknya gak jauh dr sumber air panas Tanuhi itu.Jaraknya sekitar 500 meter.Bisa ditempuh dengan sepeda motor.Ada 1 buah jembatan gantung diatas Sungai Amandit yg kalo dinaikin bergoyang-goyang.
Lagi-lagi kami menceburkan badan di kolam besar yang ada dibawah air terjun. Airnya jernih kayak air mineral.Bagi yang nekad, bisa mendaki air terjun yang berada diatasnya.Saya pun gak mau rugi dan dengan nafsunya mendaki bebatuan dengan bertopang pada seutas tali.
Masih ada beberapa air terjun di Loksado, kayak Air Terjun Haratai dll.Namun karena keterbatasan waktu, saya terpaksa menggigit jari gak bisa kesana.:-(
Dari Banjarmasin bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor (roda dua ataw empat).Bagi yg pengen naik angkutan umum, pilih aja angkutan menuju Kandangan.Kalo udah nyampe Kandangan, bisa naik nyewa ojek ke Loksado.Jarak sekitar 35 kilo.
Selamat mencicipi keindahan alam yg masih hijau itu.
Selain Cottage Tanuhi, di Loksado juga ada Wisma Loksado & Balai Malaris.
Buat Bapak Gubernur/Bupati/Pengusaha yg terhormat, mohon jangan dijamah kalo di Loksado juga terkandung batubara, bijih besi dll.Anda tahu sendiri akibatnya apa.Kalo anda tdk bisa mikir akibatnya, kenapa anda bisa menjadi seorang pejabat atau pengusaha?Ingat anak cucu kita nanti.
kalimantanku is i like adventure, book, internet & cappucino
Email this author | All posts by kalimantanku



