Sharing Pengalaman (Updated) Trip Macau-Shenzhen-Guangzhou-Hong Kong

 Dear IBPers, Kesempatan kali ini saya ingin mensharing pengalaman terbaru saya trip ke Macau-Shenzhen-Guangzhou-Hong Kong. Saya bassed di Bali dan dalam trip tersebut saya menggunakan HK sebagai entry & exit point karena direct flight yg saya tempuh dari Bali. Sharing saya kali ini mungkin lebih bersifat update informasi dibandingkan catatan perjalan, mengingat sudah banyak tulisan mengenai destinasi tujuan yang saya tempuh di milis ini.

HK-Macau: -          Dari HKIA saya langsung melanjutkan ke Macau, tanpa melewati imigrasi di HK. Pengecekan di lakukan di imgrasi Macau, luggage saya juga langsung dihantarkan ke Macau. Cukup dengan menunjukan boarding pas.  -          Saya booking dengan turbo jet via internet, very convenience. -          Satu jam sebelum keberangkatan sudah harus diterminal tunggu (dalam hal ini saya tidak perlu keluar dari HKIA) -          Waktu tempuh 50mnt -1 jam -          Harga tike HKD 233

Macau: -          Menginap di Agusters Lodge -          Harga penginapan $16 dorm room/ nite, 6 pax -          Selama di Macau selalu memanfaatkan fasilitas bus kasino untuk jalan2 gratis, termasuk juga ke macau ferry terminal-hotel vice versa (sempat dimintain tiket, tapi akhirnya dikasih naek gratis)

Macau – Shenzhen -          Turbo jet dari Macau Ferry Terminal ke Shenzhen Shekou -          Visa saya urus di Indonesia (karena tidak punya waktu dan ribet saya minta travel agent untuk urus dengan membayar 665,000) saya tinggal di Bali, jadi kalo terbang ke Sby/ Jkt untuk urus visa tambah mahal.

Shenzhen -          Menginap di Shenzhen Youth Hostel (bersih, nyaman dan murah meriah!) bayar Cuma 60 Yuan (70 rb semalam) untuk dorm room kapasitas 3 orang. -          Dari Sekou ke Hostel naek bus Cuma 2 ribu perak padahal lumayan jauh -          Karena takut tersesat dan ga tau bahasa china, saya lebih cenderung naek MTR, padahal naek bus lebih seru dan ekonomis, but is okay!

Shenzhen – Guangzhou -          Jalur kereta ini ada hamper tiap 10-15 menit dari Louho. Dari Hostelke Luoho hamper satu jam sendiri…!! (gaknyangka) -          Ada pemeriksaan visa lagi….. jangan beli tiket di vending machine karena itu hanya berlaku untuk pemegang ID car cross boarder China-HK. Saya katiwasan ngantri krn ada tulisan bahasa inggris dan biar praktis….eh ternyata salah. -          Naek tiket kelas ekonomi dengan kereta yang bersih dan nyaman cukup dengan membayar 80 Yuan -          Waktu tempuh 50 menit dan kereta berhenti di Guangzhou East Station -          Nginep di apartement temen yang sebelahan sama Pearl River dengan pemandangan Xiu Jang New Town (Kompleks Asian Games) yang keren abis. -          Transport keliling naek MTR juga

Guangzhou – HK -          Naek kereta (kali ini yang kelas bagusan kelasnya karena beda tipis – lumayan dapat aqua & snack) bayar 188 RMB atau HKD 230 -          Arrived in HK di stasion Hung Hom, beware imigrasinya lumayan rame tapi cepet kok!

Hong Kong -          Menginap di Cosmic Guesthouses di Mirrador Mansion, lumayan kamar gw ada jendela dan ngadep ke hotel Holiday Inn. Tempatnya bersih (Cuma di kamar) terletak di lantai 12 (sempet shock waktu lihat lantai 3 bangunan ini –langsung pengen cancel) -          Saya bayar kamar HKD sebetulnya bisa buat ber2 cuman karena saya single jadi ya gapapa….hehehe…., air panas mantap, ada amenities, blanket, wifi. Meet my expectationlah untuk budget hotel. -          Octopus card sangat bermanfaat, selama kurang lebih 4 hari…ga taunya pas banget habis kartunya! Harga HKD 150 (100 untuk credit, 50 credit save yg bisa direfund) -          Sewaktu ke Victoria Peak saya sengaja tidak naek tram, bukan krn alasan mahal tapi selalu rame, antrinya panjang and so touristy. Saya ambil bus no 15, dari central bus changes ga jauh dari central MTR. Bus double decker ini menawarkan pemandangan yang indah sepanjang perjalanan ke puncak! -          Saya tidak bayar ke observasi deck..again terlalu rame, saya memilih berjalan mengitari bukit dan hasilnya….pemandagan yang tidak kalah spektakuler! -          Dari Hostel ke bandara, tinggal nyebrang jalan naek bus no 2A cukup dengan HKD 34 dan kayanya ini adalah the cheapest option! Banyak hal yang saya lakukan disana cenderung spontanitas, saya sendiri juga mempunyai kecenderungan flashpacker karena tidak punya waktu banyak dan kenyamanan itu penting. Saya sadar apa yang saya sharingkan bukanlah pengalaman yang paling baik tapi setidaknya bisa memberikan gambaran buat teman2 entah itu dari segi budget, akomodasi dll untuk mereka yang ingin pergi kesana. Have fun dalam salam backpackers……..

Ferriy

[Non-text portions of this message have been removed]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>