Bermalam di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar

....Written by:

Halo Mas Dwi, Wah sayang baru liat message nya.  Tambahan info :  Beberapa kali sy harus harus transit ke Sulawesi Tengah dan bermalam di bandara Makassar. Showernya kalo malam ditutup, tapi kalo kita minta bukakan ke janitornya, dia akan bukakan. Janitornya ramah.  Tempat transitnya luas, tempat duduknya bentuk bench dari besi dan satu bench berisi 4 orang.  Pegangan tangan hanya ada di ujung2nya, jadi kita bisa tidur selonjor di tengah2nya.   Di pintu gate ada lemari besar yang disekat2 banyak, tiap sekat untuk tempat charger HP/laptop.  Lumayan juga utk tidur. Lebih OK lagi krn ada shower. (Di Bandara Soekarno Hatta dimana ya showernya?) Tapi kalo malam dingin banget….. Siap2 jaket.  Demikian. Salam, Sent from Yahoo Mail on Android On Sun, Apr 9, 2017 at 10:34, Dwi Setijo Widodo dwibrown@yahoo.com [indobackpacker]<indobackpacker@yahoogroups.com> wrote: #yiv8590967428 #yiv8590967428 — #yiv8590967428 .yiv8590967428ygrp-photo-title{clear:both;font-size:smaller;height:15px;overflow:hidden;text-align:center;width:75px;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428ygrp-photo{background-position:center;background-repeat:no-repeat;background-color:white;border:1px solid black;height:62px;width:62px;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428photo-title a, #yiv8590967428 div.yiv8590967428photo-title a:active, #yiv8590967428 div.yiv8590967428photo-title a:hover, #yiv8590967428 div.yiv8590967428photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428attach-table div.yiv8590967428attach-row {clear:both;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428attach-table div.yiv8590967428attach-row div {float:left;}#yiv8590967428 p {clear:both;padding:15px 0 3px 0;overflow:hidden;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428ygrp-file {width:30px;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428attach-table div.yiv8590967428attach-row div div a {text-decoration:none;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428attach-table div.yiv8590967428attach-row div div span {font-weight:normal;}#yiv8590967428 div.yiv8590967428ygrp-file-title {font-weight:bold;}#yiv8590967428 #yiv8590967428 #yiv8590967428 #yiv8590967428 –#yiv8590967428ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp #yiv8590967428hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp #yiv8590967428ads {margin-bottom:10px;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp .yiv8590967428ad {padding:0 0;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp .yiv8590967428ad p {margin:0;}#yiv8590967428 #yiv8590967428ygrp-mkp .yiv8590967428ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8590967428 Dear Mas Heru dan kawan-kawan, Terima kasih banyak untuk responnya. Saya sudah tiba di Tidore hari ini setelah sampai di Ternate sekitar jam 07:30 pagi. Ternyata Bandara Hasanuddin saat ini termasuk bandara yang customer friendly. Saya sengaja memang ingin merasakan menginap di Bandara Hasanuddin secara sudah direnovasi sedemikian rupa.Begitu sampai, saya langsung naik ke atas ke ruang tunggu. Saya orientasi situasi dan menemukan bahwa beberapa bangku disediakan colokan listrik sehingga kemarin saya masih dapat melanjutkan kerja di laptop saya sekaligus mencharge hape. Koneksi internet sangat cepat meskipun dibatasi kuotanya per perangkat. Disediakan juga ruang shower untuk laki-laki dan perempuan. Hanya sayang saya tidak mencobanya. Secara subuh jam 4an saya sudah berangkat ke Ternate, jadi cukuplah sikat gigi dan cuci muka saja. Hehe. Soal tidur, ada banyak bangku kosong yang bisa dimanfaatkan untuk rebahan atau ruang musholla yang cukup luas. Hanya memang Bandara Hasanuddin merupakan bandara transit untuk penerbangan ke Papua yang berangkatnya pagi-pagi sekitar jam 2-3an sehingga sekitar jam 12-1an pagi sudah banyak yang datang. Suasana menjadi riuh. Jadi, bila ingin istirahat harus mencari pojok yang aman. Hehe… Bottom line, saya rekomen yang ingin menginap di bandara. Salam,  dwi On Apr 7, 2017 10:36 PM, “R. Heru Hendarto” <heruhendarto@gmail.com> wrote: Dear Dwi, Saya pernah, tetapi sudah lama sekali. Hanya waktu itu bukan transit, hanya sayang saja kalau mesti nginap karena flight kedatangan saya waktu itu pukul 21.00 dan subuh saya harus lanjut perjalanan via bus ke luar kota. Dulu itu saya minta izin sama penjaganya kalau sudah kemalaman. Dapat izin untuk naik ke atas kembali. Kalau transit tentunya ngk perlu izin ya, kecuali kalau ganti pesawat, sampaikan saja, biasanya diperbolehkan. Saya tidur di deretan kursi di sudut bandara, namun susah mau nyenyak ya, saat itu banyak nyamuk. Bandara juga tidak pernah sepi karena pesawat tujuan Indonesia timur atau sebaliknya banyak yang datang di waktu tengah malam dan dinihari. Lucunya, saya yang tertidur pernah dibangunkan salah satu penumpang pesawat transit saat panggilan boarding, baik juga orang2 di sana, dikira saya penumpang yang ketiduran. Subuh, kita bisa mandi di lantai 1 sebelah tempat pengambilan bagasi (kalau turun ke ruang bagasi, sebelumnya belok ke kanan sebelum tangga naik lantai dua). Mungkin ada info dari rekan2 lain yang terbaru. Kalau tidak salah sih, kursi2 ruang tunggu di sana sudah tidak memungkinkan untuk tidur selonjor lagi. Saya pernah ke los2 penjual makanan/snack/cafe di deretan belakang, kalau malam banyak yang tutup dan bisa tidur di lantai pojokan, dengan alas tidur tentunya. Salam – RHH sent w/ Mi4 on MIUI7 On Apr 7, 2017 7:57 PM, “Dwi Setijo-Widodo dwibrown@yahoo.com [indobackpacker]” <indobackpacker@yahoogroups.com> wrote:   Dear kawan-kawan, Boleh bertanya adakah kawan-kawan yang pernah mencoba bermalam di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar?Saya berencana transit (harus) dengan pesawat malam di Makassar (sampai sekitar jam 19:00) untuk besok pagi sekali (04:20) terbang ke Ternate.Bila ada yang sudah punya pengalaman, boleh dibagi ya. Terima kasih dan salam, Dwi Setijo Widodo08123 929 0135