Author Archive

Custom Search

Nonton Lomplai di Nehas Liah Bing.

By Santoso • Apr 23rd, 2008 • Category: Budaya / Cultural, Indonesia

akhir pekan silam, 3 hari penuh saya ke Nehas Liah Bing. Nehas letaknya di ota Kecamatan Muara Wahau, jaraknya 180-an kilo dari Sangatta. 2 hari pertama untuk nonton Lomplai (Erau orang Wehea) dan sehari terakhir nginap di hutan lindung. Hutan lindung Wehea masih 2,5 jam dari Nehas!



Tips Di Terminal Bus Antar Kota

By Santoso • Mar 3rd, 2007 • Category: Travel Tips

Seperti yang ramai dibincangkan, terminal adalah tempat mangkal sekaligus beroperasinya para pencopet. Yang saya tulis berikut ini bukan kiat-kiat khusus untuk menghindari pencopetan.  Saya hanya mencoba merinci apa saja yang saya ingat.  Mudah-mudahan dari sini teman-teman bisa menemukan jurus terampuh untuk menghindari si panjang tangan



Sangiran : Pabrik Fosil Kelas Dunia

By Santoso • Dec 4th, 2006 • Category: Budaya / Cultural, Warisan Dunia / World Heritage

Entah kali ke berapa tetirah saya ke Sangiran di pagi medio Oktober itu. Kota kecamatan Kalioso telah berubah wajah. Satu-satunya simpangan yang dulu jalan tanah telah diaspal dan diperlebar. Begitu juga simpang tiga dari Kalijambe yang menuju situs. Rumah-rumah tembok berdiri, termasuk kedai-kedai souvenir. Benarkah ini gula-gula selama enam Pelita? Semasa kanak-kanak, daerah radius 15-an [...]



Kawah Ijen

By Santoso • Oct 7th, 2006 • Category: Gunung / Mountain

Setelah menunggu bertahun-tahun, sampai juga langkah saya ke Kawah Ijen (18-Sep-06). Terima kasih pada teman-teman di sini (milis Indobackpacker) atas bekal informasinya. Ada saran untuk lewat Bondowoso dengan catatan angkutan umum ke Sempol dan Belawan sangat jarang. Ada pula yang punya pengalaman dari Banyuwangi terhadang jalan buruk dan menyarankan naik ojek ke Paltuding



Koprivshtitsa: Bara Api Bulgaria

By Santoso • Jun 22nd, 2006 • Category: Wisata

Tanpa polesan masa lalunya, Koprivshtitsa sudah dianugerahi inner beauty. Hawa gunung, nuansa pedesaan Slavia, harum geranium, pusaka arsitektur; ini sebuah nostalgia paripurna. Sekali lagi kita berhutang pada Chorbadzii. Adalah manusiawi bila mereka pun butuh simbol status yang gampang dikenali relasi dan kolega. Mereka melengkapi kecukupan materi dengan cita rasa seni. Tangan trampil seniman ukir Samokov [...]



Pentas KRLK di Sangatta

By Santoso • Jun 21st, 2006 • Category: New Article

Bisa memanggungkan Leo Kristie di Sangatta dengan formasi lengkap itu sebuah mimpi lama yang menjadi kenyataan. Layaknya mimpi, saya dan beberapa LKers di sini sempat cemas menjelang hari-H. Tidakkah pentas di sini justru akan mengecewakannya? Jangankan buat si om, saya yang sudah 10 tahun mukim di Sangatta pun hanya tahu peminatnya di kitaran rekan-rekan kerja. [...]



Menghulu Sangatta, Singgah Mentoko

By Santoso • Apr 12th, 2006 • Category: Petualangan

“Berapa orang yang akan pergi?” tanya suara di seberang telepon. “Lima orang” “Harus dua ketinting pak, karena muka air Sangatta sedang rendah.” Saya langsung ingat dalam 10 hari terakhir, sejak 14-Maret, hujan praktis tidak turun. Gerimis tipis kadang menyiram tanah namun tak akan berpengaruh banyak di muka air sungai. Dalam kondisi muka air rendah, kedalaman [...]



Siapakah Para Backpacker itu?

By Santoso • Mar 1st, 2006 • Category: Article Lainnya

Lantas siapakah para backpacker itu? Jujur saja, untuk memberi batasan yang lengkap sangat sulit. Ketimbang berdebat hingga ke soal filosofis, mengapa tidak ke yang lebih praktis dengan mengenali ciri-cirinya? Dari dinamika milis para backpacker itu dicirikan oleh hal-hal: suka jalan mandiri, baik sendirian ataupun dalam kelompok kecil;



‘Rock Art’ di Sangatta

By Santoso • Feb 10th, 2006 • Category: Budaya / Cultural

Tahun 2001 (cerita mas Puguh) ada bule-bule Perancis meminjam helikopter (Yunani: helix=spiral, pteron=sayap) sebuah company. Hasil eksplorasi tim itu baru muncul di National Geographic (internasional) Agustus 2005. Rock Art, begitu hasil eksplorasi diberi judul, lalu dipamerkan dan di-workshop-kan keliling. Dari Jakarta, Balikpapan, kemudian ke Sangatta,



Sejarah Backpacker

By Santoso • Dec 13th, 2005 • Category: Rangkuman Diskusi

Backpacker adalah derivat kata backpack. Akar katanya back dan pack. Back, yang di-Indonesia-kan ‘belakang’, berasal dari kata Inggris kuno baec.



Home | About Us | Disclaimer | Credits & Contributor | Join a Contributor | Our Contributor |
Komunitas Backpacker Indonesia | Indobackpacker.com | Travel Photography | Mailinglist Archive | Mailinglist Forum

Copyright ©2004-2009 Indonesia Backpacker Community All rights reserved. All articles and Images may not be reproduced in any form without the express written permission of the copyright holder | All Information contained on this site may not be used for commercial purposes,
for more information please Contact
admin At indobackpacker.com | Powered by the WordPress

Creative Commons License
Except where otherwise noted content on this site is licensed under a
Creative Commons Licence.