Travel Agent

Mas Zanni,
Emang bener milis indobackpacker tidak “mengajari” untuk booking via travel agent. Salah satu mitos yang pengen dipatahkan adalah : jalan sendiri bisa kok.
Tapi saya tidak pernah menafikkan travel agent. Cuman pengalaman saya, antara biaya yang dikeluarkan dengan fee yang dibayarkan terkadang ngga sepadan. Itu tergantung keiklhasan saya mengeluarkan uang lebih untuk kemudahan yang didapat. Yah namanya pembeli dan penjual kan soal sepakat tidaknya. Dalam hal ini ada beberapa praktik travel agen yang saya kurang suka, misalnya tidak terus-terang memberikan harga fee atau mislead (memberikan info yang menyesatkan). Walau tidak semua begitu loh ya…
Perilaku saya soal visa adalah mengurus sendiri (kecuali dinas yang ‘terpaksa’ diserahkan agen). Biarpun antre dan biaya banyak saya selalu mengisi formulir dan mendatangi kedutaan. Alasan saya : pokoknya pengen tau gimana sih ngurus visa itu dengan mata kepala sendiri. Karena dari sini saya bakal tahu seluk beluk dan siasat untuk mendapatkan visa yang lain yang mungkin lebih ribet dan lama. Biarlah saya bodoh sekarang, daripada kagak pernah tahu selamanya.
Dari pengalaman, akhirnya saya berkesimpulan bahwa akses informasi itu penting sekali, terutama buat yang tidak mau mengandalkan agen. Jadilah milis Indobackpacker ini dibuat dengan itikad berbagi info soal beginian yang ngga bakalan diberikan oleh travel agen manapun (mis : soal “misteri harga tiket”, promo terbatas dll).
Mungkin alasan utama ngga mau bersusah-susah adalah tidak tahu harus memulai darimana, atau faktor malas mengerjakan pe-er. Informasi udah cukup banyak, tinggal kita yang memanfaatkannya.
Salam, Ambar bukantravelagen

  • Share/Bookmark

Ada Yg pernah Ke Libya (Tripoli)?

Dear All,
Share pengalaman donk yg pernah mengunjungi negara Libya khususnya di Tripoli, dari cuaca, keadaan kota, makanannya, apa yg bole dan ga bole, aturan2nya dari cara berpakaian sampe kebiasaan, transportasi, keamanannya, internet koneksinya, orang2nya, bahasanya. Info apa aja deh yg jarang ditemukan di om Google….
Ditunggu cerita2nya ya… :D
Salam,
Liz

  • Share/Bookmark

Sumatra

I suggest u first to Brastagi then to LakeToba.Actually Bukit Lawang is on the other parts,so it was really different way to go.
From ariport to Brastagi is about 1hour and 45minutes,sometimes maybe 2hrs,its all depends on the transportation.And later from Berastagi u can travel another 45minutes again through a new TAMAN SIMALEM RESORT,which was name as the PEARL of LAKE TOBA,it was still in process,but there’s some available areas u can enjoy the atmosphere there.I just visited when i was in Berastagi last 2 months in Medan.Here’s hte links : www.tamansimalem.com
And from Berastgai to Lake Toba think is about 2-3hours more,its better like the other suggest u to take boat and stay at Tuk Tuk there.Nice atmosphere there too.
________________________________ From: Daniel Ballesteros To: indobackpacker@yahoogroups.com Sent: Tuesday, June 2, 2009 7:58:34 PM Subject: [indobackpacker] Itinerary doubt: Sumatra

Hello
Thank you everybody for your help with our itinerary in Indonesia.
We have one more question. What itinerary do you think is better: Bukit Lawang – Brastagi – Lake Toba – Medan or Bukit Lawang – Lake Toba – Brastagi – Medan?
We have to get a fly in Medan to go to Jogyakarta. Is a better option going first to Brastagi or perhaps the Lake Toba? How many time we need in public transportion to go to these places? Our main concern is regarding with the come back to Medan for the fly?
Thank you

  • Share/Bookmark

[indobackpacker] negara mana saja yang tidak perlu visa kunjungan?

Hallo Mas Joko, Saya salut dengan anda bertravelling ke daerah Afrika, bahkan dengan keluarga(?). Saya cerita dikit yak, mumpung masih inget :-)
Feb-Maret 2005, kami ada pekerjaan design di Sunbeach Hotel di Cape Point Banjul The Gambia. Dan dalam tugas kerja ini, saya kesana sendirian dengan seabrek bahan presentasi. Salah satu client kami adalah dari Mauritania, dan menawarkan untuk melihat sebuah lahan dekat dengan kota Nouchchott Mauritania, sekalian untuk travelling melewati bagian barat dari Sahara. Sehingga dipilih dengan jalur darat, aplikasi visa saya malah diurus oleh managemen resort Sunbeach untuk kunjungan ke Senegal dan Mauritania, alhasil sehari jadi!
Perbatasan darat dari Senegal ke Mauritania, mas akan lewati kota yang bernama Rosso Mauritania. Sepanjang sungai ini mungkin adalah satu2nya daerah yang bervegatasi di Mauritania, karena negara ini hampir 95% dari seluruh wilayahnya adalah padang pasir (sahara). Benar, penyebrangan disini hanya dilayani 2 atau 3 kali sehari waktu itu, jadi jangan sampai kesorean sampai di Port Rosso ini. Dan lagi walaupun sungai ini sangat tenang, agak ngeri juga karena perahu yang melayani penyebrangan tidak memiliki pinggiran pengaman samping, mobil2 rodanya diikat begitu saja.
Sebagai reference saja, semoga berguna, saya sungguh menikmati perjalanan darat dari Banjul ke Nouachott, amazing!. Apalagi saat setelah Kota Rosso menuju Ibu Kota, hamparan padang pasir Guurn Sahara sunggu indah. Terhapus sudah bayangan banyak teman yang mungkin tidak pernah kesana akan ngerinya di Sahara, bullshit!. Andai ada peluang datang lagi kesana, saya akan mampir ke Sahara. Kalau menyempatkan turun dan naik sebuah bukit kecil, sepanjang mata memandang adalah gundukan yang hampir tidak ada warna hijau satupun. Apalagi saat menjelang sore, waktu itu kita sampai malam di Ibukota Mauritania, sehingga sepanjang siang dan sore itu kami berada dihamparan Guurn Sahara. Sesekali kita turun ke lagoon2 kering, yang datar sekali, dan sesekali kita bertemu dengan rombongan camel liar, atau pengembara yang membawa hampir 20an ekor camel gembalaan.
Sebelum menuju Kota Rosso, kami melewati kota St Louis, eks ibukota Senegal. Kemudian kota Touba, Dourbel dan Kaolack. Kota St Louis, adalah kota yang unik dan klasik, kota ini terletak disebuah pulau (CMIIW), yang dihubungkan dengan sebuah jembatan panjang berwarna putih dan berlandaskan kayu. Saat pulang kembali dari Mauritania, kami sempat mampir di Kota Dakar, yang pada sore hari sangat rame dengan burung gagak :-) ), karena sempat berkunjung ke KBRI Dakar, eh malah diajak berkunjung ke Pulau Goree, yang sekarang menjadi Pulau Museum Budak. Kota dakar sendiri ada di Cape Verde, dulu waktu dapat ilmu sejarah, cuman dihapal2 tanpa tahu dimana itu….dan syukur akhirnya dapat dikunjungi. Salah satu tebing di Kota dakar yang menhadap ke laut, dihiasi oleh patung2 para pesepakbola yang berjasa saat Senegal masuk semifinal Piala Dunia 2002. Satu lagi yang patut dan harus dikunjungi adalah Pulau Goree, sebuah pulau yang memiliki sejarah kelam ditribusi perbudakan. Dari Dakar harus naik boat selama 30menit ke pulau ini, harga dan distribusi? kurang tahu karena waktu itu dijamu oleh KBRI hehehe. Maka sempatkan mampir ke KBRI, mereka pasti rindu kunjungan orang Indonesia :-) )
Kalau sampai ke The Gambia, banyak tempat touris disini dan banyak tempat bagus untuk dikunjungi, terutama tempat2 eks kolonial inggris. Daerah resort di The Gambia adalah di Senegambia, Cape Point dan Brikama.
Mas Joko, nanti ini dari Rabat apakah melalui jalan darat ke Mauritania? kalau mungkin pasti sangat mengasyikan. Kalau saran saya, dari Kota Nouckchott, bagus dan aman kok jalan darat sampai ke The Gambia sekalipun. Ada beberapa check point dengan tentara bersenjata, tapi itu pemeriksaan biasa saja, malah dari tampang seram mereka itu bisa kok diajak berphoto…..cuman sayang mereka lebih fasih bahasa prancis daripada inggris :-) ). Kota-kota yang saya sebutkan diatas tadi terutama di senegal dan The gambia adalah kota2 yagn sangat layak dikunjungi, kota klasik dan sepanjang perjalanan akan terasa seperti di film flora dan fauna hehehe. Kita akan melewati padang pasir, savanna, oasis dengan tanaman kurmanya, kadang harus terhenti diperjalanan karena ada rombongan biri-biri atau kambing atau camel liar yang lewat…… hanya biri2 yang agak lelet, karena tidak mau minggir kalaupun diklakson dg kenceng sekalipun, tapi jangan sampai mengklakson kalau ada camel lewat, mereka akan panik dan berhimpitan sesamanya :-) …kalau kambing akan langsung kabur kalau diklakson hahahaha.
Semoga perjalanannya menyenangkan dan mengesankan, satu kata tentang Afrika, amazing landscape!
salam, made sutawijaya

  • Share/Bookmark

Travel Agent

Subject: Re: Travel Agent
Mas Zanni, saya pribadi, nyaris tidak pernah jalan-jalan dengan bantuan agen perjalanan. Sudah 5 taun lebih, beli karcis pesawat online. Selain lebih murah [untuk tujuan yang populer] timbang beli di agen, juga lebih mudah karena bisa dilakukan dari rumah.
Penginapan, juga bisa pesan online. Untuk lebih praktis dan menyenangkan lagi, cari teman atau sanak saudara di kota yang akan dikunjungi. Selain bisa menghemat ongkos nginap bila mereka berkenan diinapi, kita juga bisa mendapat petunjuk praktis bertahan hidup di kota tujuan. Sapa tau adat dan kebiasaannya jauh beda dari tempat asal.
Untuk makanan, supaya murmer, harus bisa tahan tanpa nasi kalau di negara yang susah cari nasi. Roti adalah pilihan yang biasanya paling praktis karena gampang didapat di mana2. Tinggal sangu meses Ceres, beres deh. Anak-anak jadi tenang. Sisanya, tinggal beli buah dan susu. Makan kentang goreng dan ayam, salat sayur, atau aneka roti, di sela2nya.
Apa lagi, yah? Saya paling suka pergi waktu anak2 umur 5-7 bulan. Masih ful ASI, jadi tidak perlu kasih makanan padat. Lapar, ya slep, tinggal disusui saja. Kalo gendong terus, itu sih sudah resiko pekerjaan.
Intinya, Mas, kerjakan pe-er kita sebelum pergi. Cari tau sebanyak-banyaknya liwat arsip surat di milis IBP, brosing sampai mentok segala info berkaitan dengan tempat yg akan kita datangi, dan pertimbangkan segala kemungkinan serta berhitung lagi dan lagi. Kasih tau kawan di tempat tujuan, dan sisanya, tinggal siapkan dana, pikiran, dan badan yang sehat.
Semoga membantu.

  • Share/Bookmark

[indobackpacker] negara mana saja yang tidak perlu visa kunjungan?

Meski sebuah negara membebaskan visa atau memberi visa on-arrival kepada WNI, perlu dicek sekali lagi apakah semua petugas negara tersebut tahu kebijakan pemerintahnya.  Untuk negara-negara yang terjangkau dalam 3-4 jam penerbangan dari Jakarta dan masuknya lewat bandara utama memang praktis tak ada masalah.  Untuk negara-negara yang perbedaan waktunya dengan Jakarta lebih dari 8 jam dan masuknya bukan lewat bandara utama kadang petugasnya tidak weel-informed.
Lebih dari 8 tahun lalu saya pernah menelpon Kedutaan Turki sampai 2x dan kata petugasnya untuk WNI tidak perlu visa.  Karena masuk Turki lewat penyeberangan ferry Samos – Kusadasi, petugas imigrasi sempat bingung.  Sebabnya, di kantor imigrasi ada papan besar yang berisi daftar warga dari negara-negara yang bisa ke Turki tanpa visa.  Di deretan huruf I, nama Indonesia tidak ada.  Alias malah kalah dengan Israel.  Hal yang serupa berulang sekitar 2 tahun lalu saat hendak masuk Chile (San Pedro de Atacama) setelah melewati perbatasan Bolivia.  Untungnya saya selalu membawa back up berupa print out aturan dari pemerintah yang bersangkutan.
Untuk Bli Made … Mauretania – Senegal lewat mana?  Lewat Koro yang kata panduan penuh hassle itu?  Apa benar penyeberangan di perbatasan Mauretania – Senegal memang hanya dilayani 3 perahu setiap hari?  Saat ini saya ada di Rabat.  Tadi pagi (2-Juni) aplikasi visa di Kedutaan Mauretania.  Di meja petugas saya lihat ada setumpuk permohonan aplikasi, mayoritas dari Maroko (saya jadi hafal warna sampul paspornya) dan beberapa dari Perancis.  Kata petugasnya, visa bisa diambil besok sore (3-Juni).  Saya belum menentukan kapan masuk Mauretania karena tergantung di tanggal di visa yang baru akan saya ambil besok.  Yang pasti saya menghindari tanggal 6-Juni karena bertepatan dengan pemilihan presiden di sana.
Salam dari Rabat 2-Juni-2009

________________________________ From: Made Sutawijaya To: indobackpacker@yahoogroups.com Sent: Monday, 1 June 2009 5:51:04 Subject: Re: [indobackpacker] negara mana saja yang tidak perlu visa kunjungan?

hallo, tambahan, tapi CMIIW. 2005 saya berkunjung ke Africa Barat yaitu The Gambia dan Mauritania (Sahara) dengan visa on arrival. Cuman harus aplikasi visa untuk berkunjung ke Senegal karena kami melakukan jalan darat dari The Gambia-Senegal- Mauritania, pulang pergi.   semoga berguna, kadek     Recent Activity *  63 New Members *  5 New PhotosVisit Your Group Yahoo! News Odd News You won’t believe it, but it’s true Yahoo! Finance It’s Now Personal Guides, news, advice & more. Group Charity Loans that change lives Kiva.org .

______________________________________________________________________ Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel. http://sg.travel.yahoo.com

  • Share/Bookmark

[indobackpacker] Travel Agent

Ikutan nimbrung….
Baik via travel agent maupun urus sendiri pasti ada “harganya”…. Kalau ngga mau repot urus ini itu apalagi kalau belum pernah ke tempat yang ingin di tuju, memang lebih baik pake travel agent. Risikonya biaya jadi lebih tinggi. Demikian sebaliknya…Baik with Travel Agent atau tidak ada positif-nya….
Saya pribadi kalau memang belum pernah ke tempat yang ingin di tuju akan pilih pake Travel Agent. Sebaliknya, kalau sudah siap repot…sudah siap backpacking…akan urus sendiri…Alternatif lain jika tidak ingin lewat Travel agent dan biaya lebih murah adalah melalui trip komunitas. Tinggal sekarang kita pilih komunitas yang sudah pengalaman mengadakan trip dan bertanggungjawab. IBP salah satunya…
salam Adolf

  • Share/Bookmark

Dalam memperingati hari lingkungan sedunia (5 Juni 2009).. Beberapa komunitas pencinta lingkungan akan bekerjasama mengadakan aksi dengan tema:

“Satu Ciliwung Alirkan Sejuta Aksi”
7 Juni 2009
Berikut kerangka acuannya:

Latar belakang

Jika Anda tinggal di kawasan Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang, bisa dipastikan Anda pasti tahu – atau setidaknya pernah mendengar – nama Sungai Ciliwung. Sungai sepanjang 119 km ini mengalir melintasi batas administratif kawasan Kota dan Kabupaten Bogor, Depok dan berakhir di kawasan pesisir utara Jakarta. Diantara 13 sungai yang bermuara ke pesisir utara Jakarta, Sungai Ciliwung memiliki arti yang sangat penting. Dengan luasan Daerah Aliran Sungai (DAS) sekitar 440 km dan dihuni oleh kurang lebih 3,5 juta jiwa, Sungai Ciliwung berperan penting secara ekologis.

Berdasarkan data Kementrian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, kawasan DAS Ciliwung mengalami pengurangan luas hutan sebesar 7,01 persen (dari 4918 hektar tahun 2000 menjadi 1.265 hektar tahun 2008). Sedangkan, tutupan lahan pemukiman meningkat dari 24.883 hektar (2000) menjadi 35.750 hektar (KNLH RI, 2008).

Data ini bisa dilihat dengan banyaknya rumah – rumah dan bangunan beton yang dibangun sepanjang bantaran Sungai Ciliwung. Hal ini tidak hanya mengakibatkan luas lahan bantaran berkurang, tetapi juga berdampak pada penyempitan dan pendangkalan sungai. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuat sampah dan limbah secara langsung ke badan sungai pun memberi andil pada rusaknya kualitas air dan lingkungan di Sungai Ciliwung. Maka tidak heran jika setiap tahunnya Sungai Ciliwung selalu kelimpahan air dan memberikan bencana banjir kepada masyarakat disekitarnya.

Rusaknya kawasan fisik di Sungai Ciliwung mengakibatkan kondisi keanekaragaman hayati di kawasan ini mengalami penurunan drastis. Berbagai jenis hewan dan tumbuhan mulai hilang atau punah sama sekali. Tidak hanya keanekaragaman hayati di sungai saja, tetapi bahkan juga mengakibatkan rusaknya ekosistem laut di pantai utara Jakarta. Salah satu penyebabnya antara lain sampah plastik yang terbawa hingga ke muara. Sampah plastik yang tenggelam menutupi tutupan terumbu karang dan menghalangi sinar matahari. Akibatnya terumbu karang menjadi mati dan biota laut pun kesulitan mendapatkan sumber makanan.

Di tengah buruknya kondisi Sungai Ciliwung saat ini, inisiatif – inisiatif masyarakat untuk memperbaiki kondisi Sungai Ciliwung telah dan terus dilakukan. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, berbagai lembaga swadaya masyarakat dan komunitas – komunitas yang peduli terhadap Sungai Ciliwung akan saling berpadu untuk melakukan aksi bersama yang dinamakan “Satu Ciliwung Alirkan Sejuta Aksi”.

Tujuan
1. Menggalang dukungan seluruh pihak untuk penyelamatan kawasan Sungai Ciliwung
2. Mengangkat isu hulu dan hilir Sungai Ciliwung dan arti penting kawasan ini untuk kehidupan masyarakat

Hasil yang Diharapkan
1. Dukungan para pihak untuk penyelamatan kawasan Sungai Ciliwung
2. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang arti penting Sungai Ciliwung

Bentuk, Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan “Satu Ciliwung Alirkan Sejuta Aksi” merupakan kegiatan bersama yang dilakukan secara serentak dari kawasan hulu di Kota Bogor, kawasan tengah di Jakarta Selatan dan Timur, serta kawasan hilir di Jakarta Utara. Kegiatan yang akan dilakukan berupa bersih – bersih sampah, riset monitoring kualitas air, dongeng untuk anak – anak, dll. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan berangkaian sejak tanggal 6 Juni 2009 dan berakhir pada puncaknya tanggal 7 Juni 2009.

Titik pelaksanaan kegiatan akan dilakukan di 5 titik kawasan, yaitu:

1. KAWASAN HULU (Bogor)

Informasi kegiatan
. Sabtu, 6 Juni 2009 bertempat di Plaza Balaikota Bogor pukul 11.00 – 15.00 WIB. Kegiatan yang dilakukan:
o Stan Kompetisi Perubahan Iklim untuk SMP
o Stan Non Kompetisi oleh partisipan
o Lomba Lukis siswa SD
o Adopsi Bibit
. Minggu, 7 Juni 2009 bertempat di Ciliwung – Sempur dan Ciliwung – Pulau Geulis pukul 07.30 – 09.30. Kegiatan yang dilakukan:
o Bersih – bersih sampah
o Riset biomonitoring kualitas air

Kontak panitia:
. Rimbawan Muda Indonesia – Anggi (0811 110 7282)
. Komunitas Peduli Ciliwung – Een (0815 975 3580)

2. KAWASAN TENGAH (Jakarta Selatan & Timur)

Informasi kegiatan:
. Minggu, 7 Juni 2009 bertempat di Komunitas Ciliwung Condet, Jl. Pucung No. 6 Condet Balekambang Jakarta Timur. Kegiatan yang akan dilakukan:
o Dongeng untuk anak

Kontak panitia:
o Abdul Khodir (021 95861570)
o Bambang (021 98593960)

. Minggu, 7 Juni 2009 bertempat di Sanggar Ciliwung Merdeka, Jl. Bukit Duri I No. 21 Tebet Jakarta Selatan. Kegiatan yang akan dilakukan:
o Bersih sampah
o Lomba rumah sehat

Kontak panitia:
o Ken (085693370505)
o Indah (085694163524)

3. KAWASAN HILIR (Jakarta Utara)

Informasi kegiatan
. Minggu, 7 Juni 2009 bertempat di Suaka Margasatwa Muara Angke, Jl. Pantai Indah Utara 2 Pantai Indah Kapuk pukul 08.00 – 12.00 WIB. Kegiatan yang akan dilakukan:
o Bersih sampah dengan tema Karnaval

Kontak panitia:
o Jakarta Green Monster – Edy Sutrisno (081318198675)

. Minggu, 7 Juni 2009 bertempat di RW 4 Kapuk Muara pukul 07.00 – 10.00 WIB. Peserta kumpul di Lapangan RT 08 Rw 4 Kapuk Muara. Kegiatan yang akan dilakukan:
o Bersih sampah

Kontak panitia:
o Riki (021 92452237)

Bantu Kami
Acara ini dilakukan dari dan untuk kita semua. Tanpa dukungan dari seluruh pihak upaya ini akan menguap begitu saja. Kami berharap acara ini tidak akan berhenti hanya satu kali kegiatan. Karena itu bantuan Anda sangat kami butuhkan. Jika Anda ingin membantu, Anda bisa memberikan kontribusi berupa:
1. Waktu dan tenaga dengan mengikuti secara langsung kegiatan yang dilakukan.
2. Keahlian teknis dengan memberikan penyuluhan, bimbingan, ataupun kemampuan teknis lainnya yang berkenaan dengan penyadaran masyarakat terhadap persoalan lingkungan terutama di kawasan Sungai Ciliwung.
3. Bahan bacaan dengan memberikan sumbangan berupa buku, majalah, ataupun film yang terkait dengan isu lingkungan.
4. Bibit pohon
5. Donasi
6. Penyebaran informasi

Organisasi pendukung
Kegiatan “Satu Ciliwung Alirkan Sejuta Aksi” didukung oleh:
1. Rimbawan Muda Indonesia
2. Komunitas Peduli Ciliwung
3. Komunitas Ciliwung Condet
4. Komunitas Ciliwung Merdeka
5. Yayasan Terumbu Karang Indonesia
6. Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia
7. Jakarta Green Monster
8. Teens Go Green
9. Masyarakat RW 04 Kapuk Muara
10. Cardoner JSN (Joint Society for Nature)
11. Forum Relawan Penanggulangan Bencana Alam

Teman-teman ATMI yang berminat bisa mendaftarkan diri ke CP yang ada diatas, atau ke no ku 081326094578, kalo lewat aku nanti kita ikut yang di titik tengah..(Condet dan Tebet)…

Salam,

SATUBUMI(Sabar ada untuk BUMI)

  • Share/Bookmark

[indobackpacker] penerbangan ke Norwegia

Halo, Berhub saya baru balik dari Norway jd mungkin bisa bantu dikit.
Pada dasarnya, direct flight ke Scandinavia adalah mahal! Jadi kalo mau agak murahan di split jadi dua aja, terbang ke Frankfurt/Amsterdam/Roma (atau kota besar2 lain yg jadi main hub eropa) baru nyambung naik budget airlines ke Norway. Coba browsing ke Norwegian Air (www.norwegian.no), SAS atau Wideroe Airlines (anak perusahaannya SAS). Kmrn saya terbang naik Kuwait Air Jakarta-Frankfurt (vv) cuman USD 750, saya rasa kalo nyambung ke Trondheim mungkin bisa ditekan jadi max USD 1000 aja (total).
Hope that helps! Santi

________________________________ From: chen yanshi To: indobackpacker Sent: Saturday, May 9, 2009 1:06:30 PM Subject: [indobackpacker] penerbangan ke Norwegia

Teman-teman,
Mau minta saran, dong.. Saya sedang nyari penerbangan murah dari Jakarta (CGK) menuju ke Trondheim, Norway. Saya berencana berangkat sekitar tanggal 5 atau 6 Agustus 2009 nanti.. Adakah yg mau memberi saran, penerbangan apa? kalo emang harus transit 2 kali, gpp.. Oya, kalo saya hanya punya Schengen Visa, trus kita cuma mau transit di London, bisa gak yah?
Thanks a lot..
Regards, Nywa

  • Share/Bookmark

Sumatra

Hello, Is your starting point from Medan? If so, the best itenerary is: Medan-Bukit Lawang-Brastagi-Toba Lake-Medan or Medan-Toba Lake-Brastagi-Bukit Lawang-Medan. Medan -Bukit Lawang-Brastagi is very close . Medan-Bukit Lawang about 1,5 hours Bukit Lawang-Brastagi about 2 hours Brastagi-Toba Lake about 3,5 hours Toba Lake-Medan about 4 hours
Hope it’s help. Have a nice trip in North Sumatra
Yuni Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

  • Share/Bookmark