Late Night in Ho Chi Minh City
He he he pengalaman yang sama Om Pug. Menghabiskan malam santai di warung pinggir jalan di HCMC, duduk di dingklik, ngobrol dengan penduduk setempat. Jadi ingat tipe angkringan jadinya. Persis, sama banget nuansanya. Salah satu alasan orang Vietnam minum beer adalah karena soal higienis. Karena air minum mahal banget dan lumayan langka, mereka lebih suka menikmati kopi atau beer. Di setiap home brewery (karena cuma kapasitas kecil dan dibuat sebagai industri rumahan) disajikan dengan penjaja duduk di dekat galon besar. Jangan dibayangkan seperti bartender yah, karena biasanya mereka tampil pake kaos singlet aja
Jika pengen beli, tinggal acung gelas kosong untuk refill. Sepertinya berdasarkan saling percaya walau terkadang ada yang minum tak terhitung berapa gelas (gelasnyapun seperti gelas es jeruk disini). Sebagai selingan, saya disuguhi jagung bakar.
Dulu sih kawan2 ngobrol saya ngga bisa bahasa inggris, tapi tetep nyambung karena banyak yang membantu. Dia bawa anak perempuannya yang masih 4th untuk kumpul bareng. Seperti ngobrol di cakruk aka pos ronda jadinya ![]()
Salam, Ambar
2009/6/20 puguh_imanto
> > > > Saya menyebut orang VietNam penganut paham Komunis-hedonis. > > Di HCMC, saya dahulu menginap ruko di daerah Pham Ngu Lao, banyak tempat > minum bir yang menyediakan bangku2 di trotoar menghadap jalan. Kalo > diperhatikan sebentar, bisa dikenali tempat2 yang buat pendatang, dan > tempat2 dimana warga setempat menghabiskan waktu(biasanya lebih jorok > tempatnya). Ambil resiko untuk mampir dan pesen beer. Asik kalo bisa > mendapat temen ngobrol warga HCMC yang lumayan bahasa inggrisnya. > > Selamat menikmati HCMC. > > Puguh > >
