Traveling tips dari paulo coelho)

Bookmark this category
Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

“Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan.

Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

Salam, ambar

— In indobackpacker@yahoogroups.com, “puguh_imanto” wrote: > > > Temans, > > Setelah cara-cari cukup lama, atas bantuan teman akhirnya sumber asli dari; > > http://www.indobackpacker.com/2005/07/travelling-tips-dari-paulo-coelho/ > > berhasil ditemukan. Ternyata sumbernya bukan dari web-nya tapi dari blognya; > > http://paulocoelhoblog.com/2008/02/07/travelling-differently/

  • Share/Bookmark

13 Comments so far

  1. Anonymous on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan.

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam, ambar

    — In indobackpacker@yahoogroups.com, “puguh_imanto” wrote:

    [Non-text portions of this message have been removed]

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

    Your email settings: Individual Email | Traditional

    To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

    To change settings via email: mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com mailto:indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

    To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

  2. ade bambang on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Dear all,

    Topik yang menarik. I couldn’t agree more sama titahnya om Paulo. Bener bangeeeeet. Dulu saya juga termasuk ambisius pengen ke banyak negara, padahal tahu persis waktu yg tersedia terbatas. Semisal karena jatah cuti yg cuma seminggu dll, sedangkan kalau mengunjungi sekaligus rasanya lebih murah.

    Saya ingat dulu waktu pertama kali menulis di milis ini, saya minta saran teman2 tentang “mungkinkah mengunjungi 5 negara asia tenggara dalam 8 hari”. Tanggapannya sungguh banyak dan rata2 menyarankan agar mengurangi jml negara dan lebih fokus pada bbrp negara saja. Bener, akhirnya dlm 8 hari itu saya hanya mengunjungi Thailand dan Vietnam, plus Malaysia (tapi cuma di KL). Itupun rasanya kurang ya… Masih banyak tempat yang blm dieksplor. Dengan waktu yang lebih longgar kita banyak waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat, mencicipi makanan khas, merasakan transportasi lokal dll.

    Belajar dari pengalaman saya yang baru sedikit itu (dan karena jatah cuti yg terbatas), trip berikutnya saya memilih untuk mengunjungi satu negara saja dalam satu trip. Misal 6 hari ke Laos, 5 hari ke Sri Lanka, 5 hari ke Kamboja dalam trip yang terpisah. Dengan waktu yang cukup, kita bisa mengunjungi bbrp kota di negara tsb. Dan yang paling menyenangkan adalah merasakan naik bbrp jenis transportasi lokal lintas kota/provinsi. Dengan waktu yg cukup, seringkali saya menemukan “keluarga baru” atau saudara baru dan teman baru di negara tsb. Hal yg mungkin tak terlalu mudah kita dapatkan jk hanya kunjungan singkat, touch and go, dan hanya di tempat wisatanya pula…

    Inti dari perjalanan menurut saya mmg bukan berapa banyak yang dikunjungi dan berapa hal menarik yg sudah disambangi, tapi seberapa banyak hal yg kita bisa pelajari dari itu. Kadangkala kita menemukan hal-hal aneh, menyebalkan, melelahkan dan bahkan menyakitkan (semisal kena tipu, scam, dll) tapi itulah bagian dr perjalanan. Buat saya ke tempat manapun menarik, apalagi yg belum pernah dikunjungi. Dan saya sungguh belajar banyak dari tulisan teman-teman di milis ini…

    Happy travelling…

    Ade

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan.

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam, ambar

    — In indobackpacker@yahoogroups.com, “puguh_imanto” wrote:

    [Non-text portions of this message have been removed]

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

    Your email settings: Individual Email | Traditional

    To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

    To change settings via email: mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com mailto:indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

    To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

  3. Anonymous on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Wah kalo saya kebalikannya….. Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas…jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—– href=”mailto:agustinus_priyo@yahoo.com”>agustinus_priyo@yahoo.com

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan.

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

    Your email settings: Individual Email | Traditional

    To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

    To change settings via email: mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com mailto:indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

    To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

  4. aswinfahrizal on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Soal pilihan dari masing-masing individu bagi saya ya silahkan saja tapi perlu diingat paling tidak ketika kita membuat rancangan perjalanan kita sudah diantisipasi dengan kendala yang mungkin terjadi dan mengganggu perjalanan kita…jangan sampai misalnya jatah 1 hari untuk 1 kota diperjalanan kita terganggu karena jadwal pesawat yang ngaco, musim atau cuaca pada saat itu sedang hujan dan sebagainya. Kunjungan 1 hari untuk mengeliling kota juga beresiko untuk punya stamina fisik yang cukup besar dan juga ‘membunuh’ salah satu tempat yang akan kita kunjungi bila tidak tersedia waktu luang. Jadi mau lama atau mau sebentar di suatu kota…ya terima konsukuensinya masing-masing :D
    Salam,

    aswin [www.perfectscenery.multiply.com]

    —–Original Message—– Cc: dari paulo coelho)

    dear all IMHO, semua tergantung individu masing”, krn tiap individu memiliki cara pandang dalam menikmati sesuatu dari sisi yang berbeda.. ada yang memang puas jika dalam waktu singkat dan satu trip bisa ke beberapa negara, trs disisi lain ada yang lebih suka cukup trip ke 1 negara tapi explore lebih dalam mengenai kota” dinegara tersebut. tapi kalo menurut pandangan saya, itu juga tergantung dari tujuan trip itu sendiri. kalo memang mau mendalami kebudayaan dan explore suatu kota tentunya lebih enak ke 1 negara dalam 1 trip jadi lebih fokus, jadinya bisa explore kota” nya dan menyatu serta merasakan kehidupan dan budaya native disana.. krn bisa bisa dibilang untuk merasakan suasana dan menyatu dengan penduduk lokal tidak bisa dalam waktu singkat alias numpang lewat dalam negara/ kota itu. selain itu tempat” menarik dalam 1 negara itu bisa di explore lebih banyak dan tentunya merasakan makanan wisata kuliner dan alat transportasi lokal disana. tapi kalo tujuan dari trip itu ingin keliling” saja kebeberapa negara dan bisa menghemat biaya (dibanding trip per negara) misalnya sing-kl-thailand-kamboja-vietnam (Asean) atau keliling Eropa dimana kawasan itu yg umumnya jadi trip favorit para backpacker untuk trip gabungan dalam 1 perjalanan, kepuasan yang didapatkan itu bisa mengunjungi beberap negara dalam beberapa waktu, kekurangannya itu kita hanya “numpang lewat” ke beberapa objek” menarik saja, tidak explore secara mendalam.

    semuanya kembali lagi ke individu masing”, dan tentunya tujuan dari trip itu

    Best Regards Heri Sugiarto http://herisugiarto.blogsome.com

    2009/10/8 ambar.briastuti

    href=”mailto:indobackpacker@yahoogroups.com”>indobackpacker@yahoogroups.com ,

    [Non-text portions of this message have been removed]

    [Non-text portions of this message have been removed]

  5. Ray Indra on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Kalau saya sih sekurangnya tiga tahap ya.

    Tahap pertama ibaratnya “preview”, kenalan dulu, oh gini toh yang namanya Eropa, China, biasanya diwakili oleh kota2 terkenalnya dulu, Paris, Roma, Beijing dll. Tahap kedua mulai mendalam terhadap satu negara yang benar2 disuka, Perancis misalnya, mau lihat juga ah selain Paris mungkin coba jalur selatan: Lourdes - Marseille - Nice - terus ke Genoa. Tahap tiga barulah satu kota doang, entah kapan he he… there is so much to see in this world… Kalau saya menghabiskan 4 hari di satu kota sih masih sayang. Sudah sampai Bangkok ya lihat juga Ayutthaya, Pattaya, Khao Yai, Kanchanaburi. Sudah sampai Milan ya tinggal naik kereta dikit ke Venice atau Bern. Sudah sampai Batam ya ke Bintan dan Singapore he he

    Mungkin karena keterbatasan dana dan waktu juga ya. Si bapak Coelho juga saya rasa awalnya seperti ini, tapi mungkin sudah ia lakukan sejak muda atau malah sejak anak-anak pergi bareng orangtuanya, jadi garis besar negara yang ia kunjungi sudah tahu. Nanti kalau saya sudah “bebas secara finansial” dan sudah puas keliling dunia ya mau saja lebih mendalam di satu kota.

    Tapi seriously, ini salah satu ‘issue’ yang ada saat mengembangkan tempat wisata di Indonesia. Meskipun ada satu tempat yang luar biasa bagus (misalnya Ambon atau Papua), tapi tidak ada atraksi lain di sekitarnya, jadinya akan terasa mahal. Langkah pemerintah untuk membuat ASEAN hop in sudah bagus, cuma kurang nyaring promosinya. But then again, this is another story…

    — On Thu, 10/8/09, muliandy_nasution@yahoo.com wrote:

    Wah kalo saya kebalikannya….. Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas…jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah  tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan. 

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    [Non-text portions of this message have been removed]

  6. Sari Musdar on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Hai semua,

    Benar, saya pikir tergantung dari kepribadian masing-masing orang, dan tujuan dari berwisata/ backpack masing2 orang, ada yg cukup puas dgn melihat keindahan alam suatu tempat dan icon2/ landmark menarik dari suatu negara/ kota/tempat, ada yg ingin mengenal budaya & orang lokal lbh lanjut atau praktek bahasa dan terlibat lebih dalam dengan orang2 setempat yg ia kunjungi.

    terus terang dari kecil saya hobi melukis dan menulis, maka saya agak kurang setuju dgn advise Pak Paulo pont pertama, justru di Eropa saya mengunjungi Museum karena saya pecinta lukisan, dari SMP saya sudah ngebet ingin melihat lukisan2 Vincent Van Gogh si pelukis aliran pointilisme itu, bahkan saya sampai mengunjungi musee du louvre 2 kali.

    Untuk seorang penulis, seperti saya pernah baca cerita ttg hemingway, tentu saja mereka akan explore masyarakat setempat dengan tinggal lebih lama di suatu kota yg menurut mereka menarik.

    Biasanya saya stay di suatu kota selama 3 hari, satu hari saya habiskan untuk bisa kenal penduduk setempat, di Amsterdam saya bergaul dengan pemilik cafe di jalan NZ voorburgwal bahkan menjadi menjodohkan dia dgn temen perempuan saya, saya dan teman ditraktir makan malam & nonton film dengan germo/preman di red light.

    Di paris saya terpaksa tinggal lama, krn uang saya menipis dan saya stay di rumah kakak, di sinilah saya melihat di balik gemerlap kehidupan paris ada cerita yang tdk segemerlap kesan Paris terutama dari para imigrannya, cobalah datang ke kawasan Bellville.

    Oh ya, ada blog menarik dari seorang traveller yang baru2 ini saya baca & saya kagumi (mungkin ada teman2 yg sudah tahu)

    http://www.avgustin.net/blog/

    Salam,

    Sh

    Voir la vie en rose

    http://oceanebleue.multipy.com http://www.facebook.com/sari.handayani1

    href=”mailto:agustinus_priyo@yahoo.com”>agustinus_priyo@yahoo.com; ambar.briastuti@gmail.com; indobackpacker@yahoogroups.com href=”mailto:muliandy_nasution@yahoo.com”>muliandy_nasution@yahoo.com href=”mailto:agustinus_priyo@yahoo.com”>agustinus_priyo@yahoo.com href=”mailto:indobackpacker@yahoogroups.com”>indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) href=”mailto:indobackpacker-owner@yahoogroups.com”>indobackpacker-owner@yahoogroups.com href=”mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com”>indobackpacker-digest@yahoogroups.com href=”mailto:indobackpacker-nomail@yahoogroups.com”>indobackpacker-nomail@yahoogroups.com href=”mailto:indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com”>indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com href=”mailto:indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com”>indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    _________________________________________________________________ Un avatar à votre image ? Créez votre mini-moi ! http://www.ilovemessenger.fr/minimize-me/

    [Non-text portions of this message have been removed]

  7. EL on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Kalau saya dan suami tipe pencari kualitas…seperti bulan Juli lalu ke Vietnam, kita ke HCMC, Hue, Hoi An dan Hanoi, tiap kota kita nginap 2-3 hari. Dengan pegangan peta di Lonely Planet Vietnam, kita pilah lokasi2 wisata yang kita minati. Karena kita berdua hobi motret bangunan tua, jadi perjalanan kita selalu fokus untuk ngider2 di bagian tertua sebuah kota. Travelling pakai cara kuantitas bakalan bikin puyeng, bayangin baru check in hotel, bongkar barang, eh besoknya mesti nge pack lagi, jalan lagi…haduh capee deeh… Lagipula dengan tipe kualitas kita bisa lebih merasakan ‘flavour’ suatu kota. Demikian opini saya. Thanks, Elly de Soerabaia      

    — On Thu, 8/10/09, muliandy_nasution@yahoo.com wrote:

    Wah kalo saya kebalikannya….. Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas…jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah  tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan. 

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

    [Non-text portions of this message have been removed]

  8. Maya2405 on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Kalo saya tipe pejalan yg suka2. Tergantung kotanya dan tergantung kondisi saat itu. Dlm 1 perjalanan, bisa tiap hari ganti kota, bisa juga tinggal 3 malam di kota yg sama. Saya ngga pernah matok dlm sekian hari harus ngejar berapa kota, atau sebaliknya pun ngga pernah mewajibkan diri saya utk tinggal lama di satu kota utk lebih merasakan jiwa kota tsb. Pokoknya sefleksibel mungkin deh.

    Salam, Mayawati

    Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT

    —–Original Message—–

    Kalau saya dan suami tipe pencari kualitas…seperti bulan Juli lalu ke Vietnam, kita ke HCMC, Hue, Hoi An dan Hanoi, tiap kota kita nginap 2-3 hari. Dengan pegangan peta di Lonely Planet Vietnam, kita pilah lokasi2 wisata yang kita minati. Karena kita berdua hobi motret bangunan tua, jadi perjalanan kita selalu fokus untuk ngider2 di bagian tertua sebuah kota. Travelling pakai cara kuantitas bakalan bikin puyeng, bayangin baru check in hotel, bongkar barang, eh besoknya mesti nge pack lagi, jalan lagi…haduh capee deeh… Lagipula dengan tipe kualitas kita bisa lebih merasakan ‘flavour’ suatu kota. Demikian opini saya. Thanks, Elly de Soerabaia      

    — On Thu, 8/10/09, muliandy_nasution@yahoo.com wrote:

    Wah kalo saya kebalikannya….. Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas…jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah  tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan. 

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

    [Non-text portions of this message have been removed]

    [Non-text portions of this message have been removed]

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

    Your email settings: Individual Email | Traditional

    To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

    To change settings via email: mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com mailto:indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

    To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

  9. mahavishnu8 on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Dear Friends

    Wah kalau saya tergantung daerahnya enak apa nggak buat berlama2 dan tergantung kebutuhan saya. Terkadang saya masih betah di satu tempat tapi harus segera beranjak ke tempat lain. Semakin banyak yang saya kunjungin ya makin banyak liputan yang saya dapet dan.. makin banyak honornya hehehe Tapi yang jelas saya type ‘kualitas’ kok.. Lebih suka stay agak lama di satu daerah untuk merasakan menyatu dengan masyarakat lokal.

    Regards,   Yudasmoro Minasiani http://www.mahavishnu8.multiply.com http://www.beautindonesia.blogspot.com 0812 100 100 23  

    — On Thu, 10/8/09, EL wrote:

     

    Kalau saya dan suami tipe pencari kualitas…seperti bulan Juli lalu ke Vietnam, kita ke HCMC, Hue, Hoi An dan Hanoi, tiap kota kita nginap 2-3 hari. Dengan pegangan peta di Lonely Planet Vietnam, kita pilah lokasi2 wisata yang kita minati. Karena kita berdua hobi motret bangunan tua, jadi perjalanan kita selalu fokus untuk ngider2 di bagian tertua sebuah kota. Travelling pakai cara kuantitas bakalan bikin puyeng, bayangin baru check in hotel, bongkar barang, eh besoknya mesti nge pack lagi, jalan lagi…haduh capee deeh… Lagipula dengan tipe kualitas kita bisa lebih merasakan ‘flavour’ suatu kota. Demikian opini saya. Thanks, Elly de Soerabaia      

    — On Thu, 8/10/09, muliandy_nasution@ yahoo.com wrote:

    Wah kalo saya kebalikannya. …. Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas… jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah  tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss… !

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan. 

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ———— ——— ——— ——

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indoback packer.com atau bisa juga di http://www.backpack er-indonesia. info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups. yahoo.com/ group/indobackpa cker/   untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@ yahoogroups. com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker- owner@yahoogroup s.com Satu email perhari: indobackpacker- digest@yahoogrou ps.com No-email/web only: indobackpacker- nomail@yahoogrou ps.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker- unsubscribe@ yahoogroups. com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker- subscribe@ yahoogroups. com

    Yahoo! Groups Links

    New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

    [Non-text portions of this message have been removed]

  10. drtujdyj syjriru on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    bbrp hari lalu saya baru pulang perjalanan 12 hari bisa ke 4 kota,singapore,kl,hkg,and macau,dan saya merasa sangan puas saat travel di hkg karena spent 5 days ,dan sampai merasa seperti penduduk sana,jadi memang 5 hari itu hari yang pas untuk menjelajahi suatu kota,dan tidak capek di urusan packing,dan pengalaman saya di singapore yang satu malam memang terasa capek sekali terlalu di paksa badan nya,,kecuali di macau memang tidak ada apa2,satu hari aja cukup — On Thu, 8/10/09, EL wrote:

     

    Kalau saya dan suami tipe pencari kualitas…seperti bulan Juli lalu ke Vietnam, kita ke HCMC, Hue, Hoi An dan Hanoi, tiap kota kita nginap 2-3 hari. Dengan pegangan peta di Lonely Planet Vietnam, kita pilah lokasi2 wisata yang kita minati. Karena kita berdua hobi motret bangunan tua, jadi perjalanan kita selalu fokus untuk ngider2 di bagian tertua sebuah kota.

    Travelling pakai cara kuantitas bakalan bikin puyeng, bayangin baru check in hotel, bongkar barang, eh besoknya mesti nge pack lagi, jalan lagi…haduh capee deeh… Lagipula dengan tipe kualitas kita bisa lebih merasakan ‘flavour’ suatu kota.

    Demikian opini saya.

    Thanks,

    Elly de Soerabaia

     

     

     

    — On Thu, 8/10/09, muliandy_nasution@ yahoo.com wrote:

    Wah kalo saya kebalikannya. ….

    Saya lebih pilih kualitas drpd kuantitas… jadi kalau saya mengunjungi icon suatu tempat, maka saya akan “berlama-lama” disana untuk foto, sekedar mencari tahu sejarah atau fakta2 dibalik icon tsb.

    Maklum, karena budget terbatas jadi saya gga mau melewatkan sedikitpun kalau ke suatu tempat (kyk lagunya “I don’t wanna miss a thing”) hehe

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    —–Original Message—–

    Dear mb Ambar, tingkat kepuasan itu tergantung dr masing2 individu saya rasa. Contohnya saya, saya dan beberapa teman tipikal org2 yg tidak perlu berlama2 di satu kota atau negara, asal sudah  tau seperti apa kota atau negara tsb sdh cukup, atau asal sudah melihat icon atau sesuatu yg amazing dr tempat tsb sudah cukup.Makanya kalau pergi cuma 5 hari ajah misalnya, saya dan teman2 udh bisa dpt 2 kota atau negara tuh biasanya :), tks.iyok

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss… !

    —–Original Message—–

    Ada satu “titah” dari beliau di Travelling Differently, point 8 :

    “Don’t try to see the world in a month. It is far better to stay in a city for four or five days than to visit five cities in a week. A city is like a capricious woman: she takes time to be seduced and to reveal herself completely.”

    Sering banget para backpacker ‘terjebak’ pada makin banyak kota yang dikunjungi, makin memuaskan. 

    Benarkah? Mungkin teman-teman bisa berbagi atau berdiskusi, apakah target jumlah itu sejalan dengan kualitas?

    Salam,

    ambar

    ———— ——— ——— ——

    Indonesian Backpacker Community

    visit our website at http://www.indoback packer.com atau bisa juga di http://www.backpack er-indonesia. info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups. yahoo.com/ group/indobackpa cker/   untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages.

    Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@ yahoogroups. com (moderasi penuh)

    Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker- owner@yahoogroup s.com

    Satu email perhari: indobackpacker- digest@yahoogrou ps.com

    No-email/web only: indobackpacker- nomail@yahoogrou ps.com

    Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker- unsubscribe@ yahoogroups. com

    Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker- subscribe@ yahoogroups. com

    Yahoo! Groups Links

    New Email addresses available on Yahoo!

    Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

    Hurry before someone else does!

    http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

    [Non-text portions of this message have been removed]

    New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

    [Non-text portions of this message have been removed]

  11. dheva ibnu on October 8th, 2009

    Bookmark this category
    Saya merasa tips yg diberikan oleh coelho lebih banyak hubungannya dgn profesi beliau yg sebagai seorang penulis. Penulis adalah seorang observant yg memerlukan waktu utk mempelajari sesuatu dan mendapatkan insights.

    Kalau saya pribadi, dgn segala keterbatasan waktu dan dana, tentu akan memilih travelling 5 hari dgn mengunjungi bbrp kota/negara.

    Just my 2 cents :) Thanks! Beam from my RIM’s device

    ————————————

    Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/

    Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

    No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

    Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

    Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file.

    Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

    Mengirim email ke grup : indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong : indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

    Yahoo! Groups Links

    To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

    Your email settings: Individual Email | Traditional

    To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

    To change settings via email: mailto:indobackpacker-digest@yahoogroups.com mailto:indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

    To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

  12. ivan reynaldo on October 9th, 2009

    Bookmark this category
    Sebenere kan tergantung orang ya… Siapa bisa memastikan kalo cuma 2 ato 3 hari disuatu t4 itu tidak berkualitas?

    Kalo saya, dana saya terbatas, waktu saya terbatas.. Sebisa mungkin saya dapetin banyak t4 sekaligus, karena mungkin saja saya tidak punya kesempatan lagi ke t4 yang saya datangi ini.. Saya nikmati berlama2 disitu, foto2, en berbincang2 dgn penduduk sekitar.. ada kepuasan obsesi, sosial, dan passion yg bisa saya dapati..

    Lagipula, ini kan berwisata.. Istirahat mah secukupnya aja.. Kalo mau banyak tidur, liburaannya tidur aja dirumah.. Sayang duit buat hotel, dll.. mending menghabiskan waktu di jalan, menikmati suasana perjalanan en bercakap-cakap dengan penumpang lain.. Untungnya, saya punya tenaga cukup utk tidak banyak2 tidur selama berwisata.. Hehehehe

    Beginilah pendapat orang kere yang berbackpacker… Hehehehe

    [Non-text portions of this message have been removed]

  13. Desi Duck on October 9th, 2009

    Bookmark this category
    Klo saya sih tergantung apa aja yg ada di kota itu, pernah saya di Sumatera Barat smpe 5 hari coz byk bgt tempat2 yg bisa dikunjung tp wakt ke Palembang cm 2 hr, Saya lebih type “kualitas”, gak seru klo jauh2 dateng tp gak smpe menikmati… Foto2 unik jg perlu dicari dan gak bisa didapet cm sebentar tuh… krn dana terbatas, di daerah yg oke n akan dikunjungi agak lama hrs rajin nanya2 utk nyari tmpt nginep yg murah..hehehe

    Desi-Jakarta

    ________________________________ Sent: Fri, October 9, 2009 11:05:41 AM

      Sebenere kan tergantung orang ya… Siapa bisa memastikan kalo cuma 2 ato 3 hari disuatu t4 itu tidak berkualitas?

    Kalo saya, dana saya terbatas, waktu saya terbatas.. Sebisa mungkin saya dapetin banyak t4 sekaligus, karena mungkin saja saya tidak punya kesempatan lagi ke t4 yang saya datangi ini.. Saya nikmati berlama2 disitu, foto2, en berbincang2 dgn penduduk sekitar.. ada kepuasan obsesi, sosial, dan passion yg bisa saya dapati..

    Lagipula, ini kan berwisata.. Istirahat mah secukupnya aja.. Kalo mau banyak tidur, liburaannya tidur aja dirumah.. Sayang duit buat hotel, dll.. mending menghabiskan waktu di jalan, menikmati suasana perjalanan en bercakap-cakap dengan penumpang lain.. Untungnya, saya punya tenaga cukup utk tidak banyak2 tidur selama berwisata.. Hehehehe

    Beginilah pendapat orang kere yang berbackpacker. .. Hehehehe

    [Non-text portions of this message have been removed]

    [Non-text portions of this message have been removed]

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.