Tag Archives: budaya-makan-sirih-pinang-sumba-barat-daya

Pasola di Wainyapu

Beberapa hari yang lalu, saya dapat telepon dari Om Thomas, salah satu tokoh adat di kampung Wainyapu, Sumba Barat Daya. Beliau minta disebarluaskan info event Pasola di kampung Wainyapu. Bukan Waingapu di Sumba Timur, ya.

Wainyapu terletak di Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya. Pasola akan diadakan 16 Maret 2012, sekitar pukul 11 siang.

Kalau mau nonton, sebaiknya datang sehari sebelumnya. Bisa menginap di rumah Om Thomas (081236122423) atau di gereja dekat lapangan Wainyapu, izin dulu sama Bapa Okta (Kepala Desa) HP 081339263674.

Kalau mau menginap, sebaiknya semua perbekalan bawa sendiri. Di sana tidak ada warung. Jangan lupa beli dulu sirih pinang untuk tanda persahabatan.

Kampung adat Wainyapu sangat eksotis karena memiliki kampung adat yang masih memiliki rumah menara yang tinggi-tinggi dan tradisi kubur batu yang disebut watu rate.

Wainyapu dapat ditempuh dari Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya. Bisa naik Wings Air dari Bali. Dari Bandara bisa carter mobil ke lokasi, sekitar 2 jam.

Satu-satunya penginapan di dekat Wainyapu adalah Story Guest House. Sebetulnya rumah biasa, sangat sederhana, tapi lumayan untuk nginep. Dari sini tinggal 1/2 jam ke Wainyapu.

Pengalaman saya lihat Pasola di Wainyapu, saya pilih menginap di kota Waikabubak (2 jam dari Tambolaka. Saya menginap di Hotel Manandang dengan pertimbangan berada di tengah kota dan mudah cari makan. Kebetulan di sini juga menyediakan mobil carteran dengan driver Om Titus 081312162156. Om Titus menurut saya bukan sekadar driver tetapi dia itu pemandu hebat karena bisa merancang perjalanan yang simpel dan efektif sekaligus menjadi penterjemah saya dengan tetua adat yang hendak saya wawancarai.