Tag Archives: cara-refund-tiket-garuda

This is not a good bye. This is a till we meet again.

Rekan-rekan,

Alhamdulillah. Tiga bulan saya diberi kesempatan mengunjungi saudara dan keluarga kita di Nusa Tenggara Timur. Akhirnya saya harus kembali ke Jakarta dan meninggalkan mereka … untuk sementara.

Banyak ide yang telah saya dan mereka bicarakan termasuk mengembangkan desa wisata, voluntourism, community-based tourism, community empowerment dan lain-lain.

Jika rekan-rekan berminat untuk travelling yang lebih dari “sekedar melihat dan berfoto”, ada banyak kesempatan yang bisa kita lakukan di provinsi ini. Walau dalam tiga bulan saya hanya mengunjungi sangat sedikit dari tempat yang bisa dieksplor (Kepala Dinas Pariwisata NTT, Bapak Frans Rihi, bahkan bilang kurang dari lima persen, benar sekali!), tapi saya rasa kita bisa mulai melakukan hal positif, untuk kebaikan mereka dan kita sendiri, para traveler.

Dua orang rekan kita juga sudah memulai perjalanan ke Nusa Tenggara Timur selama beberapa bulan ke depan, mudah2an selain berwisata juga bisa berkontribusi positif pada daerah ini.

Jika rekan-rekan berminat untuk melakukan perjalanan ke tempat yang sama dengan tujuan yang sama, saya dengan senang hati memberikan informasi dan contact person yang diperlukan, jika memang saya tahu.

Saya juga mohon saran dan masukan, bagaimana saya harus berbagi semua informasi dan kisah2 yang saya kumpulkan dalam perjalanan ini. Tanpa harus membebani yang ingin mengakses, tanpa harus mengeluarkan biaya banyak, namun memungkinkan informasi tetap berkembang di kemudian hari, oleh siapapun dan dari manapun.

Untuk sementara, saya ingin berbagi haru saat saya harus meninggalkan bumi Nusa Cendana. Ketika tengah berjalan menuju pesawat, tiba-tiba seluruh ingatan seolah diputar cepat. Gambar, wangi dan suara-suara khas provinsi ini seolah mengelilingi saya, menyampaikan pesan dari mereka yang saya telah temui. Sedih karena harus meninggalkan saudara dan keluarga baru saya. Tapi juga bahagia karena akhirnya saya telah menunaikan kewajiban bersilaturahmi dengan sesama anak bangsa di provinsi paling selatan ini.

Tulisan ini juga saya persembahkan khusus pada seluruh keluarga yang telah berkenan “menampung” saya selama di NTT dan membukakan pintu seluas-luasnya agar saya bisa menjadi bagian dari kehidupan mereka. Semoga kehangatan, kebaikan dan ketulusan ini dibalas dengan kemajuan provinsi ini.

Yes, this is not a good bye. This is a till we meet again.

Http://endrocn.wordpress.com/2010/06/28/this-is-not-goodbye-this-is-till-we-meet-again/

Salam,

Endro Catur Nugroho E : endrocn@yahoo.com B : http://endrocn.wordpress.com FB : endrocn@yahoo.com TW : endrocn P : +62-855-8884441

Trying to live my live to the fullest. Happy travelling (responsibly)!

hotel di malaysia yang di jalan bukit bintang

Dear Anas,
rie bulan mei lalu nginep di travellers palm KL. murmer, bersih, aman, & berlokasi di BB sesuai kriteriamu. pemiliknya namanya Suzy, orangnya ramah.
regards,
ririe yudhinia.multiply.com
PS: info lengkap bisa coba lihat http://www.travellerspalm-kl.com/
Dormitory (8pax) RM25 per bed (air-con) – 4 double deckers Single RM50 (fan) Twin RM70 (air-con) – 2 single beds Double RM70 (air-con) – queen-size bed Triple RM105 (air-con) – 3 single beds
Travellers Palm is within a 5 – 10 mins walking distance off Jalan Bukit Bintang, the most happening street in downtown Kuala Lumpur. We are located just a steps away from Radius International Hotel off JALAN CHANGKAT BUKIT BINTANG. We are at No 10, Jalan REMBIA off Jalan Tengkat Tong Shin, The nearest monorail station is BUKIT BINTANG station. Walk across the traffic light towards McDONALD and to the left straight ahead till a KFC fast food. Turn right to JALAN CHANGKAT BUKIT BINTANG and go down along the street till you reach 7/11 convenient shop, turn left and lookout for Jalan Rembia by turning left into the street. We are at House No 10. You can’t miss it!!