Tag Archives: damri-kuching-pontianak-jadwal

(DISKUSI) Backpacker Semurah-Murahnya??

Teman-Teman Milis Indobackpacker yang baik,

Ide jalan-jalan dengan biaya murah meriah tentu sangat menggoda. Salah satu kebanggaan para backpacker, yang saya amati adalah misi “sebanyak-banyaknya tempat dengan semurah-murahnya”.

Saya tidak terkecuali.

Tidak akan pernah lupa dari ingatan ketika tahun 1995, pemerintah mendiskon 50 persen semua angkutan umum.

Jadilah saya dan teman-teman kuliah yang sama melaratnya, bisa jalan-jalan ke Bali dari Bogor dengan biaya (transport saja) kurang dari Rp 15,000. Paduan dari kereta ekonomi, kereta parsel tujuan Surabaya, bis ke Bali.

Kenangan kebanggaan dan keceriaan itu masih melekat hingga kini (plus ke”anehannya seperti ketemu bekas *maaf* kondom di hotel-hotel super murah di Bali yang membuat kami tidur pakai sleeping bag).

Keasyikan backpacker ini mulai berkurang seiring umur bertambah. Kalau terlalu murah dan terlalu mengkompromikan kenyamanan, alhasil waktu pemulihan yang dibutuhkan lebih lama karena jadi gak fit (faktor U(mur) hehehe)

Mengikuti pengalaman para backpacker di milis-milis atau pas bertemu tidak sengaja, saya jadi tergelitik untuk sharing di milis tercinta ini.

Yang saya amati salah satunya adalah kecenderungan menjadi super hemat ketika perjalanan.

Kecenderungan lain adalah saking berniat super hemat, jadi segala cara dilakukan, dari yang baik hingga yang ajaib. Sepertinya ada kompetisi untuk semurah-murahnyan, kadang tidak peduli dengan cara apa untuk mendapatkan semurah-murahnya itu.

Saking hematnya, kadang saya bertanya-tanya, apakah perjalanan tetap nyaman dengan banyaknya perdebatan dan pertengkaran yang harus dilalui?

Salah satu line yang saya baca dari salah satu buku Rough Guide adalah (intinya saja ya) bahwa kita tidak melakukan perjalanan untuk menabung, jadi be reasonable, tetap logis dan pertimbangkan keselamatan dan kenyamanan.

Apa pendapat teman-teman mengenai hal ini?

Salam tergelitik

Diella