Tag Archives: jadwal-kereta-api-kuala-lumpur-ke-bangkok

[indobackpacker] Bangkok 28 Jan – 02 Feb 2010

Dear Mas Prianto,
Betul yang dikatakan Mas Irwin, kalau sdh di Thailand sekalian aja ke Phuket & Phi Phi Island…bagus Suasana Phuket seperti di Kuta & Legian di Bali..Pantai yang landai dan panjang , dengan pasir putihnya..  komplit dengan bule2 yang berjemur dan lalu lalang … Disekitar Puket bukan hanya ada pulau Phi Phi Island tapi ada pulau  Maya & pulau2 lain yang pernah dipakai lokasi film James Bond.
Oh iya ada pertunjukan Extravagansa yang bagus banget, memang biayanya ga murah  tapi sebaiknya dibela2in, Pertunjukan tsb campuran tari2 an Thailand, sirkus, dengan binatang2 beneran spt gajah & kuda ..Binatang naik panggung jd bisa kebayang kan besar panggungnya.. Pertunjukan tsb juga dipadu dengan tehnology modern dengan sinar laser. Jd sayang untuk dilewatkan.
Kalau waktunya sempit Bankok ke Phuket sebaiknya naik pesawat aja, Kita pernah coba  naik Air Asia dari Puket ke Bangkok. Kalau punya banyak waktu bisa coba jalan darat. Kami pernah coba naik Kereta Api malam dari Bangkok ke Ha Chay (kota di Thailand Selatan ) berangkat Magrib sampainya subuh..Lumayan berhemat karena tidak perlu bayar hotel.. Trus lanjutkan naik bis umum dari Ha Chay ke Phuket kira2 5 jam.
Anak2 saya belum pernah naik kereta malam sambil tiduran. Jadi pengalaman naik kereta yang kalau malam kursinya dirubah jadi tempat tidur bertingkat merupakan pengalaman yang seru.. Namanya anak2 bukannya malam pada tidur tp malahan becanda & main2 dg anak2 thailand & belanda yang bareng satu gerbong.. pake bahasa apa? Bahasa tarsan .& inggris belepotan..he.he. seru banget. Ternyata anak2 aja ga bosen semalam di kereta api..
Naik bis umum tsb juga OK..Selesai sarapan naik Tuk-tuk diantar ke terminal bis. Jd brangkat masih pagi. Keadaan bis cukup bersih. Senengnya kalau bis brenti untuk turunin/ ambil  penumpang, kita bisa minta bisnya tungguin sebentar supaya kita sempet beli buah2 lokal atau kue khas daerah ybs. Diperjalanan sambil makan buah bisa menikmati  pemandangan, bentuk rumah dll .  Oh iya paras muka & gaya  berpakaian org2 selatan ga semua sama dg di utara Thailand..jadi seneng aja melihatnya.
Ok deh ..semoga bermanfaat.

________________________________ From: irwin marwan To: Abas DyStarPrianto ; indobackpacker@yahoogroups.com Sent: Monday, June 29, 2009 10:07:58 PM Subject: Re: [indobackpacker] Bangkok 28 Jan – 02 Feb 2010

Dear Mas Iant,
Dari Bangkok ke Phuket menurut saya mending naik pesawat, Mas, jauh banget kalo lewat darat karena Phuket itu ada di bagian Selatan (arah Malaysia gitu). Coba cek Airasia lagi atau bisa budget lokal semacam Nokair atau 12go–keduanya ada site bahasa Inggris nya kok.
Di Phuket sendiri relatif besar, pantai nya ada banyak (ya semacam Bali dengan pantai-pantainya deh). Yang paling ramai dan developed adalah Patong, ke bagian atas dan bawahnya ada pantai-pantai lain yang lebih eksklusif. Kalau makanan murah–terutama waktu malam–sih Patong juaranya ya, karena junk food apapun ada. Kalau di daerah lain ga banyak yang nawarin fast food–makanan lokalnya banyak yang model restoran dan kalau pas low season cepat sepinya kalau malam. Cuma kalau di Patong, harus siap dengan para pedagang yang sangat getol dan pantainya crowded banget dan kotor. Kendaraan umum model angkot terjamin sampai sore–walau ga bisa langsung pantai ke pantai, harus pindah lewat Phuket town. Kalau malam cuma taksi dan tuk-tuk yang “getok harga”. Mending sewa motor atau mobil sendiri:)
Tur ke Phi-phi, sepanjang jalan sih banyak yang nawarin dan katanya bisa sampe 800THB/pax. Tapi waktu saya ke sana, saya sudah booking dari sini–bayar kartu kredit. Bisa cek www.hotelthailand. com atau  www.phuket.com. Bisa coba cek juga barangkali mas Iant mau sambil nginap 1 malam di salah satu pulau di gugusan Phi-phi.
-irwin-  

[indobackpacker] Tanya tour bus di Malaka..

Dear mbak Ravelya,

Saya baru pulang dari sana. Sebenarnya kita bisa jalan kok untuk menjangkau kawasan-kawasan menarik di sana, karena letaknya berdekatan. Tapi kalau mau melihat2 kota, di sana ada bus pesiaran yang keren. Harganya cuma 5 RM aja, dan kita bisa menikmati kota Malaka sampai puas. Itu bus tingkat, yang diatasnya terbuka, jd kita bisa memandang sekeliling, keren banget (asal gak hujan ya…).

Trus kalau menyusuri sungai malaka, kita bisa naik boat, tarifnya 10 RM, beli tiketnya juga deket banget.

Kalau mau info lbh jelas bisa cek di blog saya; http://adesiti.multiply.com.

Di situ ada info penginapan dan foto2 tempat menarik yg wajib dikunjungi..

Salam..

Ade
Powered by Telkomsel BlackBerry

Tahun Baru di P Pramuka

Itulah yang aku cari di Pramuka…. 2 tahun lalu pas pergantian tahun 2006-2007 suasananya seperti itu…Cuma ngga serame sekarang…Waktu itu hujan….Tahun lalu, saat 2007ke 2008, sepi, karena ombak gede banget…Saya sendiri gak bisa berangkat, kebetulan sakit…Tahun ini sangat..sangat tidak mengecewakan…. Saya hanya sekedar lewatin akhir tahun aja….Berangkat 31 pagi, nyaris ngga keangkut, pulang 1 januari pagi, hindari rame ‘n ombak kenceng yang biasa siang…..
SCTV melakukan siaran langsung dari dermaga P.Pramuka pas malam tahun baru….Yang nonton live justru kebanyakan pendatang/wisatawan bukan orang pulaunya…..Mengenai crew SCTV, waktu mereka berangkat ke P.Pramuka, 30 Des, carter kapal, gara-gara ombak kenceng ada crew yang nyemplung ke laut. Lokasinya antara P.Pari – P.Pramuka. Wah itu khan laut dalam, pas ombak lagi kenceng. Untung ABK langsung terjun nolong, ban pelampung segera di lempar….kapal manuver balik, selamat dech…Yang ngga selamat may be hp atau gadget kalau di taruh di kantong…Pertanyaan, kog bisa nyebur ke laut sich…? itu karena mereka duduk di pinggir…Biasa, seperti penumpang lain…tiba-tiba kapal nerjang ombak besar dia kelempar…..
Wah kebagian kue juga ya…. Itu cake ternikmat yang pernah saya rasakan. Asli buatan orang pulau…Sederhana tapi rasanya beda….Kebagian juga kue “merah”, yang juga khas pulau, dibuat khusus untuk merayakan selamatan, syukuran, atau ada yang berhasil….
Iya…manager Villa Delima, meski tahun ini akan meninggalkan masa lajang-nya dia akan tetap handel Villa Delima….Suasana tidak akan berubah…May be beberapa fasilitas ditambahin dan tentu saja rasa kekeluargaan tetap di tingkatkan….
cheers