Tag Archives: membuat-visa-schengen-mendadak

Mengurus visa Schengen melalui Kedutaan Swiss

Dear Sahabat IBPers yang baik,

Saya ingin share pengalaman saya yang baru pertama kali mengurus visa Schengen tahun ini.

Rencana ke Eropa sudah bertahun-tahun dan nabungnya juga sudah bertahun-tahun tapi biasanya selalu takut untuk mengurusnya, tidak tahu kenapa. Tahun ini mendadak perusahaan bikin peraturan, seluruh lembur yang tidak diambil akan hangus. Makanya awal September saya mulai bikin riset, untuk benar-benar pergi ke Eropa tahun ini.Riset kedutaan mana yang lebih gampang masuk dan lebih fleksibel (karena saya tinggal di Bandung). Karena saya merencanakan pergi ke 2 negara, saya mencari tahu banyak informasi dari internet mengenai kesulitan dua kedutaan tersebut. 1. Denmark (poin plus DK embassy kita boleh mengirimkan aplikasi melalui pos dan datang ke kedutaan hanya saat diperlukan untuk interview biaya aplikasi 700rb + 235rb handling fee untuk VFS, Denmark menggunakan tenaga outsource untuk pembuatan visa, mereka juga menyediakan jasa kurir untuk pengiriman visa)poin negatifnya adalah, butuh waktu 30 hari untuk pengurusan visa karena VFS bilang bulan-bulan ini adalah peak season buat kedutaan Denmark, dan kalau dilihat ada banyak form tambahan yang harus di-isi jika ingin apply melalui Danish embassy ( mereka bahkan punya format standar untuk invitation letter, ada juga supplementary information yang harus diisi (jadi ada beberapa form selain Schengen visa application form (buat saya ini ribet sekali)). 2. Swiss, dari semua info yang saya dapat dari internet dan dari info yang pernah salah satu sahabat IBPers bagi di milis ini (applemelati pernah men-share dengan cukup detail tata cara pengurusan visa Schengen melalui Swiss embassy, thanks mbak Apple), dan ada beberapa teman baik yang tinggal di Zurich, saya lihat proses pengurusan visa di swiss embassy lebih simple dan waktunya juga hanya 10 hari kalendar jadi tidak 30 hari seperti kedutaan Denmark, sayangnya di kedutaan Swiss kita harus datang sendiri untuk apply, dengan biaya pengurusan visa yang baru turun menjadi 750rb.

Setelah semua riset yang saya lakukan selama 2 minggu, dan dua minggu mempersiapkan semua dokumen sbb:

1. Mengisi aplikasi form Schengen 2. Foto 35*45mm, satu saya lem di form 3. Passport baru saya FC depan belakang (visa negara asia tidak berguna dan tidak perlu di copy, kecuali ada visa Schengen 3 bulan sebelumnya atau dari Australia or Amerika), paspor lama saya lampirkan 4. Surat keterangan kerja, dan jumlah gaji serta posisi dari perusahaan 5. asuransi perjalanan (saya ambil AXA platinum 15 hari 43USD) di fotocopy 6. Bank Statement 3 bulan terakhir (ini bikin deg2an karena saldo saya selalu dibawah standar selama 1 bulan pertama, bulan kedua mulai menaik karena THR dan bulan ke 3 karena rencana mendadak dan saya baru ambil deposito plus kiriman dana) jadi di bulan ke-3 lah saya baru punya uang diatas 5k USD. Dan walau tidak diminta saya bikin bank reference, saya minta bank saya membuat surat referensi bank yang menerangkan selama saya jadi nasabah saya adalah nasabah yang baik :D ini saya lakukan karena saya tidak punya kartu kredit, jadi untuk lebih meyakinkan saja. 7. surat invitation letter dari teman dan ID card/ passport dia di scan dan dikirimkan ke kedutaan Swiss di Jakarta by email sebelum kita apply ke kedutaan dan membawa copy nya–> jadi saya bawa FC inivtation letter dan FC ID card teman, tapi saya tidak minta host saya mensponsori biaya perjalanan saya, hanya untuk tinggal sehingga saya tidak perlu boking hotel. Financial statement saya cukup untuk membiaya perjalanan pendek ke Swiss. 8. Yang paling penting Booking confirmation dari penerbangan tanggal berapa datang dan pergi dari Swiss, saya dapat booking confirmed dari travel agent saya, karena tidak punya kartu kredit jadi tidak bisa booking online akhirnya harus membayar 60$ lebih mahal dari harga tiket emirates yang tertera di website.

Jadi berbekal semua dokumen tersebut saya berangkat ke Jakarta, tanggal 8 November jam 7pagi saya sudah berlabuh di depan kedutaan Swiss dan menunggu 2 jam karena mereka buka pas jam 9 pagi. Saya dapat urutan ke-2.

Masuk ke counter dilayani oleh ibu tua yang saya rasa memang orang Swiss dan berbahasa Indonesia dengan baik, dia menanyakan 3 pertanyaan saja mengenai pengundang saya: Hubungannya apa dengan orang ini: Teman Kenal dimana dengan orang ini: Internet Pernah bertemu: Belum pernah

Ibu baik ini memandang saya tiap saya jawab pertanyaan. Dan saya sudah deg-degan wah visa saya ga dikasih deh karena yang mengundang bukan teman yang reliable… :( ( dan saya ternyata lupa membawa fotokopi asuransi perjalanan dan sang ibu menyuruh saya keluar dan mencari Fotokopi-an, saya ke Dikmenti yang ada dibelakang kedutaan Swiss dan balik lagi menemui si ibu tanpa antri lagi.

Setelah semua dokumen yang saya berikan diperiksa ulang dan dia mengembalikan beberapa foto kopian yang tidak perlu (FC KTP dan paspor lama dikembalikan karena tidak perlu, tapi surat referensi bank asli yang tidak diminta tetapi saya cantumkan diambil) saya berikan biaya visa sebesar Rp 750.000, disuruh menunggu sekitar 2 menit, diberikan receipt uang dan ada stempel tanggal 10 hari dari tanggal pengurusan yaitu 18 OKT 2010.

Bapak Satpam kedutaan bilang visa saya sudah di approve dan tinggal diambil pada tanggal tersebut, saya masih tidak percaya. Mbak Andri yang memberikan jawaban di forum IBP yang saya tanyakan memberikan info serupa, saya sudah setengah percaya :D setengahnya lagi tidak percaya karena rasanya kok mudah sekali saya dapat visa schengen yang saya pikir sangat susah didapat itu.

Baru hari ini saya telpon kedutaan menanyakan soal tanggal yang di stamped di receipt saya, apakah positif saya mendapatkan visa, dan walaupun semua operator di kedutaan swiss kalau menjawab pertanyaan selalu ingin cepat-cepat menutupnya, tapi jawabannya adalah benar, saya tinggal datang tanggal 18Okt pagi, bilang ingin ambil dan tidak perlu antri, dan memang visa saya di approve, jadi…

Alhamdulillah, Puji Tuhan, jadi ketika saya apply dan bayar visa fee sebenarnya memang sudah di decide apakah visa diterima ataupun tidak.

sampai saat ini saya belum percaya bahwa akhirnya saya akan mendapatkan visa Schengen di paspor saya, dan akhirnya bsa mengikuti impian saya, walaupun tidak dengan gaya backpacking, di Denmark saya sudah booking hotel kecil yang lumayan nyaman di booking kan teman, dan di Swiss ada teman yang akan pergi ke Thailand sebulan jadi selama di Zurich saya bisa tinggal ditempatnya gratis selama dia berada di Asia.

Semoga bermanfaat buat sahabat-sahabat yang sedang mencari info soal visa Schengen.

Ada dua kejadian pada saat saya di kedutaan, 1. ada bapak yang datang untuk undangan bisnis (dengan tampang sangat perlente), tetapi dia tidak membawa booking confirmation karena belum diberikan oleh rekan bsnisnya, dan minta agar bisa disusulkan, si ibu baik berubah menjadi tegas dan menolaknya walau si bapak agak berargumen bahwa dia butuh visa secepatnya, si ibu bilang minta bisnis partner untuk segera mengirimkan flight confirmation-nya kan urgent, jadi si bapak tetap ditolak. 2. ada perempuan muda yang melengkapi data yang kemarin belum lengkap tapi ditolak si ibu, karena si perempuan muda ini belum pernah ke LN sebelumnya, pekerjaan yang tidak meyakinkan, minta visa untuk 30 hari untuk jalan-jalan tapi hanya bisa provide booking hotel 15 hari, jadi kata si ibu, ini mencurigakan, saya tidak bisa kasih visa, buat apa kamu di swiss 30 hari, kerjaan kamu gimana, de el el, dan si perempuan disuruh minta tiket sesuai dengan bookingan hotelnya yaitu 15 hari, kemungkinan dia cuma diberi 12 hari max kata si ibu, dan dia disuruh pulang).

Have a great Monday sahabat.

Mauli

————————————

Kunjungi website IBP: http://www.indobackpacker.com

Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

SPAMMING atau forwarding tidak diperkenankan. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT.

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini:

Mengirim email ke grup: indobackpacker@yahoogroups.com (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: indobackpacker-owner@yahoogroups.com Satu email perhari: indobackpacker-digest@yahoogroups.com No-email/web only: indobackpacker-nomail@yahoogroups.com Berhenti dari milist kirim email kosong: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com Bergabung kembali ke milist kirim email kosong: indobackpacker-subscribe@yahoogroups.com

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings: Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email: indobackpacker-digest@yahoogroups.com indobackpacker-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to: indobackpacker-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/