Tag Archives: power-bank-yang-bagus

(Share) Tips Travelling di Jepang

Makasih Mas Takbir-Mas Toton-Mas Dedi-Mba Mustika, tambahan tips-nya jadi komplit ^_^

For info,

1. beli yen di Indonesia, hanya dijual per-10.000yen, jadi kalau mau beli harus perkelipatannya, jika tidak ingin sisa uang yen kebanyakan, karna ditukar lagi maka nilainya terpotong, sebaiknya bawa usd, belinya memang sebaiknya di Indonesia, karna nilai rupiah paling bagus di Indonesia. saat tukar usd di Bank Jepang, mereka info hanya terima usd tidak menerima mata uang asing lainnya.

2. Yess! jangan rental Kartu Hp (softbank) di Jepang, terkecuali kepepet seperti saya (HPnya jadul, cuma bisa kring2 & sms), kalo punya power bank buat nge-cas kamera & hp, jangan sampe ketinggalan kudu dibawa..

3. Mengenai budget semuanya kembali ke personal masing2…kalo mo hemat2 bisa juga starting dari 25-30 usd/day, lebih bagus lagi kalo bisa skalian ngejalanin program diet..alias banyak puasanya dari pada makannya selama travelling…cuma untuk saya pribadi, kalo udah ke suatu negara lain, gak icip2 kuliner asli-nya wah bisa  penasaran banget, gak seru ah :) (copy paste dari itungan budgetnya mas Toton boleh juga tuh)

4. kalo bawa Koyo, Balsem, Minyak Tawon, dijamin bermanfaat banget! saking capenya, saya pernah tertidur diruang sauna, tidurnya diatas hot stone (fasilitas gretong dr hotelnya, beli diagoda hampir 3000yen, kalo dataang langsung harganya 2500yen)…berhubung cuaca diluar suhunya +/5C, bangun2 jadi segeran ^_^

5. untuk ittin, sebetulnya tergantung dari pilihan masing2, karena kan seleranya beda2, inputan dari Mba Mustika sesuai nih…Osaka kurang ok, tp berhubung waktu itu AA ada promonya ke Osaka, ya apaboleh buatlah…Kyoto jauh lebih menarik daripada Osaka, Oh ya untuk Disneyland-Jepang, buat saya pribadi kurang menarik, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan ^_^ (Inputan dari Mba Mustika untuk KOBE, boleh dicopy paste..sepertinya menarik banget!)

6. Berdasarkan survey, Tokyo bukan hanya menjadi salah satu kota termahal didunia (biaya hidupnya tinggi, terutama untuk rumah, info yg saya dapt dr teman saya dijepang, mereka sewa rumah 2 lt, isi 8 orang, biaya sewanya +/2500usd/month-blum termasuk listrik,dll), tetapi Jepang juga merupakan salah satu kiblat untuk Desain Bangunan…ckckck…..Kalau Jakarta & Indonesia apa yaa ???

cheers, Sandra

>________________________________ > From: Ahmad Takbir >To: “backpackerdunia@yahoogroups.com” ; indobackpacker >Sent: Sunday, June 24, 2012 11:38 PM >Subject: [indobackpacker] Re: [backpackerdunia] (Share) Tips Travelling di Jepang > > >  >Melengkapi dari mbak Sandra, > >1. Tukar uang yen paling bagus nilai tukarnya, ya dari Indonesia.. Saya bandingkan tukar USD ke Yen di bandara Indonesia dan Bandara Narita Jepang, harga di bandara Soetta lebih bagus. Setau saya, di Jepang kartu debit ATM international (dengan logo Visa Atau Cirrus) hanya bisa melakukan penarikan di 2 jenis ATM: JP bank (milik pemerintah jepang) dan ATM 7Eleven yang ada di setiap  minimarket 7Eleven. > >2. Tiket kereta JR paling murah 130 yen untuk stasiun dengan jarak dekat (JR East, Tokyo dan sekitarnya). Harga tiket bukan dihitung berdasarkan jumlah stasiun, tapi berdasarkan jarak stasiun awal kita masuk dan stasiun kita keluar. Jika anda bisa menentukan tujuan hari itu, dan ternyata bakalan banyak naik kereta, maka sebaiknya beli 1 day pass di kantor penjualan tiket yg ada di stasiun. Atau kalau bakal sering naik bus seharian, bisa beli 1 day pass 500 Yen kepada supirnya. > >Di setiap stasiun utama di setiap kota, pastikan anda kunjungi pusat >informasi turis dan minta peta kota gratis disitu. Peta yang diberikan >sudah sekalian menunjukkan jalur dan tujuan lokasi yg direkomendasikan >oleh mereka. memudahkan untuk mengatur jadwal keluyuran eh.. keliling >anda. Jadi lokasi-lokasi utama di tiap kota bisa kita kunjungi. > >3. Jepang memang aman. Saking amannya, semua minimarket buka 24 jam, ga khawatir ada perampokan seperti yg sekarang ini lagi trend di Indonesia. Saya sering keluar jam 4 pagi ke minimarket, sering ketemu beberapa kakek dan nenek yang sudah lari pagi aja… Tapi tetap dimanapun anda berada ikuti saran bang Napi agar selalu waspada > >4. Kalau ada yg rencana traveling ke Jepang dalam waktu singkat sekitar ~2 mingguan atau dalam waktu lama tapi berpindah-pindah tempat, saya setuju dengan saran mbak Sandra. Tidak usah bawa bekal makanan (kecap atau sambel sachetan mungkin OK lah) apalagi bahan mentah ke Jepang buat masak… Ke Jepang buat jalan-jalan bukan buat masak-masak… selain ngurangin beban ransel, juga ga mikirin capek masak.. Di minimarket banyak tersedia makanan jadi alias bento, sushi dan udon… Tanyain ke penjaganya, yang mana yg tdk ada babinya, karena sebagian besar ada daging babinya… Seporsi kira2 350-500 Yen. > >5. Kalau soal oleh-oleh sebelum pulang, saran saya belinya tergantung di kota mana anda akan pulang. Turis dari Indonesia dan juga turis2 lainnya, biasanya mengambil jalur tiba di Tokyo dan pulangnya di Kansai (Osaka) atau sebaliknya. Jika pulangnya dari Tokyo, maka hari terakhir sisakan Asakusa, sekalian beli oleh2 disitu. Jika, pulangnya dari Osaka, bisa beli di Kyoto yg dekat dari Osaka, di Kawaramachi-dori.. Kawasan pertokoan yang banyak toko suvenirnya.. untuk barang yg sama disini lebih murah dibandingkan Tokyo..  > >6. Untuk Tokyo dan sekitarnya. memang akan lebih mudah keliling pake kereta dan subway. Minta saja peta jalurnya di kantor penjualan tiket atau pusat informasi di stasiun. Gratis… >Kalau ga mau bingung bayar tiket setiap mau naik kereta atau subway, saya sarankan beli kartu isi ulang Suica dikantor penjualan tiket di stasiun (untuk JR east, Tokyo dan sekitarnya). Beli pertama 2000 yen isi 1500 yen. ketika akan pulang atau akan meninggalkan Tokyo ke Kyoto, Kartu Suica itu bisa anda kembalikan ke kantor penjualan tiket, dan sisa balance anda akan dikembalikan plus 290 yen. 210 yen dipotong dari 500 yen ketika pertama kali beli. Suica ini aktif selama 10 tahun. Jika ada rencana ke Tokyo lagi, simpan aja. Kecuali kalau balance nya kebanyakan (maksimum balance 20ribu yen)… > >Di dekat mesin autogate sebelum masuk banyak mesin tambah balance (isi ulang) kartu Suica… Dan juga ketika anda akan keluar, ada mesin tambah balance yg di sebut fare adjusment, jika kartu suica kita balancenya kurang, dan ga bisa keluar dari mesin autogate. > >7. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang kebiasaan di Jepang, hindari menelpon di atas bis atau di kereta atau di lift. Bagi mereka itu tidak sopan… Bukan berarti saya tidak pernah menjumpai orang jepang yang nelpon di atas kereta. Orang yg seperti itu mereka sebut manusia berperilaku rendahan. >Ada kawan orang Indonesia, dia baru datang, yang waktu jalan bareng kami naik lift dan dia dengan santainya nelpon dengan suara besar di atas lift yg ramai.. Saya coba ngirim kode  morse, kedip-kedip mata, buat matiin dulu hapenya tapi dia nggak tanggap dan ketika keluar saya kasih tau kalo di Jepang. menelepon di dalam lift itu ga sopan… eh doi malah bilang, “ini gaya gw bir dan di manapun gw berada gw ga mau ngubah gaya dan kebiasaan gw”… halah… gayanya doi lagi, ngerokok sambil jalan dan buang puntung rokok sembarangan… > >Terus terang, saya kadang jadi kurang nyaman kalau jalan-jalan bareng dengan teman2 Indonesia di Jepang, karena kalau udah jalan bareng suka lupa kalau kita di kampung orang.. Ngobrol berisik dan ketawa ngakak sepanjang jalan. Trotoar yg segitu lebarnya jadi sempit karena pada jalan berjejeran, macam Boyband aja..  Makin berisik lagi jika ada cewek jepang yg pake rok mini lewat, suit suit ga jelas… Orang Jepang yg naik sepeda dari arah depan malah yg sering berhenti karena ga ada space lagi dan nungguin rombongan Boyband lewat dulu… > >Jika di Indonesia anda membawa nama keluarga. Maka di negeri orang anda membawa nama Indonesia.  > >8. Mbak Sandra, di jepang bukan tidak menjual kartu GSM buat turis, tapi karena memang tidak ada GSM di Jepang. Sistem 2G-nya pake PDC, beda sendiri. Tapi, kartu XL, Telkomsel, Indosat, Axis dan Tri. Harusnya bisa asalkan setting hapenya ke 3G, sistem 3G Jepang sama seperti di Indonesia. Nanti bakal dicover oleh jaringan 3G  NTT Docomo atau Softbank yg menggunakan frekuensi yg sama dengan di Indonesia. Tergantung kerja sama roaming operator Indonesia yang anda gunakan. Tarif sekali SMS ke Indonesia antara 3500-7000 rupiah (beda2 tiap operator). jadi kalau hapenya ‘jadul’ cuma bisa 2G GSM, emang ga bisa konek, terpaksa cuma jadi jam saku atau alarm saja selama di Jepang… > >Saya kasih gambaran kondisi jaringan 3G di jepang: > >Softbank yang merupakan operator terbesar ke-3 di jepang, jaringan 3G nya sudah tersedia dari utara Hokkaido-hingga ke Kepulauan Okinawa di Selatan. > >Untuk meng-cover wilayah Kanto saja (Tokyo, Yokohama, Saitama, Chiba, Kawasaki dan sekitarnya), Softbank mempunyai sekitar 200 radio network controller (RNC). Total mungkin ada 20ribu NodeB untuk cover daerah kanto saja. bandingkan dengan telkomsel untuk wilayah jabodetabek yang hanya sekitar 2000 NodeB (mungkin kurang).. Mesin data internetnya ada 20 untuk daerah kanto saja (bandingkan dgn jabodetabek yg mungkin cuma 1 atau 2).. makanya di Tokyo, orang lagi naik subway asik2 aja browsing atau nonton tv pake hape dan sinyalnya ga putus-putus > >9. Tips yang terakhir buat budget traveler selain berdoa, JANGAN RENTAL HAPE/KARTU di Jepang… Hahahahaha…. piss piss  ^_^ V > >Silakan browsing www.japan-guide.com untuk membantu anda mengatur itinerary traveling di Jepang… > >Salam, >Takbir > >________________________________ >From: sandra mgn >To: backpackerdunia ; indobackpacker >Sent: Sunday, 24 June 2012, 14:17 >Subject: [backpackerdunia] (Share) Tips Travelling di Jepang > > >  >Temans, sekedar share Tips buat yang akan travelling ke Jepang berdasarkan pengalaman pribadi ^_^  semoga bermanfaat ya! >  >  >  >Tips : >  >1. Sebaiknya jangan sampai kekurangan uang yen terutama pada hari Sabtu-Minggu, karena Money Changer tidak mudah ditemukan di Jepang (atau memang tidak ada ya) kalau mau tukar uang kita harus pergi ke Bank. >  >2. Harga Standard bis ke 1 tujuan 220yen (+/ Rp.22ribu), utk menghemat sebaiknya ditentukan rute tujuan, biar gak bolak balik, untuk harga kereta (jika tidak ambil paket) utk 1 tujuan +/ 160yen+140yen (+/30ribu) (perbedaannya kalo naik kereta lebih cepat, kalo naik bis bisa sambil lihat2 pemandangan kota) >  >3. Jangan khawatir jika anda travelling sendirian, karena di jepang relatif aman (april 2012 yg lalu, sehabis tukar yen di Bank, dompet saya tertinggal di tempat tunggu bank, saat sadar sudah hampir 1 jam, pas kembali ke Bank-nya, ternyata dompet saya ditemukan oleh satpamnya dan disimpan di dalam kantor bank-nya) selain itu orang2 jepang disana sangat helpful, tapi gak semua mereka bisa berbahasa english, sebaiknya jika ingin bertanya, coba tanyakan ke anak2 muda (P/W usia remaja s.d 40tahunan) dg alasan ; selain mereka bisa speak english,  mereka punya line internet di hpnya, mereka bisa bantu cari lokasi by googling, etc (dijamin, biasanya mereka dengan senang hati membantu foreigner) >  >4. Untuk biaya makan spt makanan umum (noodle/paket spt hokben) +/Rp.50-70ribu, kalau mau hemat, bisa belanja di supermarket…Mereka jual makanan jadi, bisa minta dipanaskan (harganya +/Rp.30-40ribu) >  >5. Khusus di Jepang, jaga kesehatan baik2 terutama kesehatan kaki berhubung transportasi mahal, kemana mana dilanjutkan dengan berjalan kaki (siap2 aja dalam 1 hari, harus kuat jalan total +/ 8-15km)..jangan lupa cek cuaca saat ingin berkunjung agar perlengkapan pakaian disiapkan benar2, karena kalo sampai salah bawa perlengkapan, mo beli disana maahaal…buat yg senang belanja or mo beli oleh2 bisa datang ke toko2 yang ada tulisan all is 100yen/300yen/500yen….bisa ditemukan di dalam stasiun kereta. >  >6. Map transportasi di Jepang, beda dg Singapore & Hongkong, lebih rumit, karena lebih banyak jenis2 trainnya…solusi singkat sih…sebaiknya banyak bertanya agak tak sesat dijalan (toh yg ditanya orangnya kan beda2 ini) begitupun saat beli tiket distation karena mesinnya itu berbahasa jepang, daripada salah pencet, koin kebuang (inget 1 rute +/25-40ribu) lebih baik minta tolong kepada orang lokal yg sama2 ngantri, uangnya kita berikan ke mereka, untuk bantuk orderin di mesinnya, dijamin mereka sangat welcome!  Hal ini bisa membantu menghemat waktu & tenaga, khususnya kalo tanya jalan atau mau menuju kereta yang kita ambil distasiun, trutama di Tokyo Station, gueedeenya minta ampunn..kalo salah jalan,trus harus balik lagi kaki udah pengkor duluaan… >  >  >7. Tau dirilah bahwa kita ini Foreigner, Apalagi di Jepang yg bahasa & tulisannya kita gak mengerti, kita sangat membutuhkan bantuan orang lokal, jagalah sopan santun dan- tindakan kita dimanapun kita berada, usahakan selalu ramah dengan menebar senyum..kalo minta tolong boleh banget pasang wajah penuh belas kasihan, dan jangan lupa ucapkan kata wajib “Terimakasih” yoo! (Hasil yg saya dapet : 1. pernah nyasar mo balik ketempat penginapan +/ jam 11 malam, dibantu anak muda, pakai gps di hpnya, diantar persis sampai ketempat, 2. ketemu orang lokal di toko, sambil beramah tamah sesaat (padahal gak connect banget, dia gak bisa speak english, saya gak bisa speak japanese) setelah itu saat mo balik ke stasiun dia menawarkan mengantar  kirain jalan kaki bareng2, ternyata pakai mobil odissey-nya…lumayan banget ngerasain naik mobil di jepang, padahal naik taxi aja gak kepikiran deey! >  >8. Berhubung saya bukan BB user, dan saya memakai XL dan Im3, ternyata tidak nyala di Jepang, karna di jepang tidak dijual kartu GSM untuk turis beda dengan di Malaysia yg begitu mudahnya kita beli no.lokal, akhirnya saya rental no.telfon GSM di airport selama 7 hari (tidak digunakan utk menelpon, hanya utk sms dan menerima telfon dari Jakarta, +/3-4x sms/day, trima telfon 1x/day) waktu saat register, itungan sewa +/40ribu/day, saya perkirakan total semua +/700rb-1juta u/ 1 minggu, tapi ternyata sampai di Jakarta tagihan card saya +/200usd, hikss..(saran sebaiknya bawa laptop dan gunakan wifi, sayangnya labtop saya trouble saat itu) >  >9.  Tips yang terakhir dan yang Terutama adalah : BerDOA! Manusia hanya berkehendak, tetapi Tuhanlah yang Memutuskan ^_^ >  >  >Happy Travelling ya! >-Sandra- >  >  > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > >

[Non-text portions of this message have been removed]