Tag Archives: selisih-waktu-indonesia-singapura

[indobackpacker] [tanya] umroh backpacking

Bener.. mmg bisa kok umrah backpack..

Dari dari jeddah, stlh ambil miqot lgsg ambil taxi tujuan mekkah.
Argonya tawar langsung aja. Range hrg agak mahal, sktr SR60
Atw biasanya ada taxi gelap (mbl pribadi) yg mau anter ke mekkah.
Perjalanan jed – mekkah gak lama kok, mgkn sktr 30 – 45 menit.

Umrah wajibnya: tawaf, sa’i dan tahalul.
Untuk dpt mencium Hajar Aswat, waktu yg lenggang tengah malam – menjelang subuh.
Krn sktr harom skrg lg pembagunan, u/ cari makan agak jalan jauh..
Tp ke arah blkg hilton & terminal byk makanan kok..
Kalo roti isi (sawarma) sktr SR2-3, kari kambing SR15

Kalo tidur, u/ hotel sy kurang tahu… kalo mau tidur di pelataran harom sambil liat bintang & menara harom =)
Atau masuk kedalam masjid jg gpp kok.. Tp saat tidur di harom jaga barang2, krn suka ada maling =(
Ada penitipan barang, mahal.. sktr SR25-30.

Kalau mau umrah lg, bs ambil miqot di Masjid Tan’im (masjid Siti Aisyah)
Gak jauh kok dari harom, naik bis sktr SR2 kalo taxi SR5.

Kalau udah puas di harom, balik ke jeddah u/ naik pswt ke medinah atw pulang.
Kalau ada waktu di jeddah, bisa mampir u/ belanja ke Balad (pasar) atau ke mal.
Biasanya org indo belanjanya di Ali Murah, Noor Murah. Kalo mal bs ke jarir, ikea, tahlia dll
Kalo makanan indo ada Bakso Mang Oedin, masakan thailand-nya enak2 & seger.

Kalau berkesempatan ke Medina, kotanya rapi, dingin, orgnya ramah2 dan tempat sejarahnya byk..
Di Masjid Nabawi, usahain bs shlt di Raudah. akses u/ ke Raudah dibuka jam 3 sore u/ laki2
Kalau stlh dzuhur, khusus perempuan. Raudah warna karpetnya beda sendiri (hijau)
Tempat2 bersejarahnya: Percetakan Al-Quran (hrs ada izin), pasar korma, jabal hud, masjid Qiblaten dan masjid2 lainnya.

Mdh2an bermanfaat & maaf terlalu panjang.
Ah jadi kangen ingin kesana lagi..

Wassalam,
Chrisna

________________________________
From: Putrimona Minarosa [mailto:putrimonam502@gmail.com] Sent: Tuesday, June 16, 2009 8:48 AM To: mierza darsya Cc: Astari Yanuarti; IBP; zanni marjana Subject: Re: Bls: [indobackpacker] [tanya] umroh backpacking

Umrah dengan gaya backpackers ? bisa aja

Umrah itu haji kecil, tanpa mabit, lempar jumrah dan padang Arafah
wajibnya hanya sa’i antara Sharva dan Marwa yang lokasinya di Masjidil Haram, Mekkah
Kalau acara lain seperti gua Hira, hanya tambahan aja
Madinah, juga nggak wajib, tapi, nggak afdol aja, tanpa mengunjungi Nabawi
mesjid yang didirikan oleh Rasululllah ketika hijrah.

banyak losmen kecil di sekitar Al Mukaramah, dan orang Indo juga banyak
yang tinggal disana, atau, mau nginap di masjid aja ?
asyiiik lho tidur di sana, yang dekat Hilton, dingin banget
di sebelah sananya, tanpa ac, tapi langit2nya tinggi, jadi tetap adem, walau
suhu 41 degrees

Mona

On 6/16/09, mierza darsya <buyung.imoet@gmail.com > wrote:

umrah backpackers? bisa! Saya dl umrah sama paman dan ibu, ga pake travel agent… kita nginep di rumah mukimin indonesia yg menetap disana, ( dan ternyata cukup banyak jg loh orang indo yg tinggal di mekkah…) untuk jalan? tawar2 harga taksi… malah jadi lebih tau daerah… selamat mencoba :0
2009/6/15 Astari Yanuarti <astariyanuarti@yahoo.com >

Hai Ady,
Karena kamu laki-laki, maka peluang untuk umroh backpacking besar alias sangat mungkin. Sebaliknya untuk perempuan seperti gw, peluang itu nyaris nggak ada ( karena perempuan berusia dibawah 40 tahun yang umroh harus didampingi oleh muhrimnya ( siapa saja asal laki-laki bisa ‘dimuhrimkan’ di sini)).
Visa umroh bisa di-apply di kedubes Saudi. Yang gw tahu, kalo jalan sendiri musti ada yang nanggung di sana. Kalau mau backpacking enaknya siy punya kenalan di sana untuk ditumpangi ( Jeddah, Mekah, dan Madinah). Jadi bisa irit beneran.
Kalau nggak punya, ada banyak penginapan di tiga kota tadi. Meski agak susah komunikasi karena mereka hanya bisa bahasa Arab (di beberapa lokasi wisata dan dekat masjid-masjid, banyak juga yang bisa bahasa Indonesia meski terbatas di angka dan beberapa kata pergaulan standar).
Soal angkutan antar kota ada bus/elf. Kalau di dalam kota ada beberapa angkutan umum tapi terbatas banget. Jadi biasanya pakai taksi ( harus nawar krn jarang yang pakai argo).
Untuk panduan sah ibadah, baca saja di tatib umroh. Yang pasti, sah/tidaknya ibadah umroh tidak ditentukan oleh kita jalan sendiri atau rombongan hehehe.
Jika ada yang belum jelas. Japri saja.
Salam,
Astari Yanuarti web :http://indonesiapresent.blogspot.com