Tag Archives: surabaya-malang-berapa-jam

Bikin paspor baru atau tidak, ya…?

Saya dan suami minggu lalu mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Jadi kartu imigrasi kami tidak distempel keberangkatan oleh petugas imigrasi batam, karena saat melewati gate imigrasi tidak ada petugas saat itu dan kami tidak sadar sehingga main masuk saja dan langsung naik ferry (dari harbourbay batam). Ketika sampai di singapore, saya lolos imigrasi, tapi suami saya yang tidak lolos. Ternyata kartu imigrasi kami berdua belum distempel keberangkatan imigrasi batam. Imigrasi Singapore memperbolehkan kami masuk sih, tapi mereka bilang nggak bertanggung jawab jika nanti pulang ada apa-apa. Mereka memberikan saran kami pulang ke batam lagi minta stempel, dan kami boleh kembali keesokan harinya. Pas sampai batam lagi, saya ngomel sama imigrasi Indonesia, mereka minta maaf, alasannya krn harbourbay dikelola swasta.

Keesokan harinya kami berdua sudah malas ke Singapore, krn mesti beli tiket ferry lagi, dan pulangnya mesti bayar tax pelabuhan singapore. Lagipula, masa kami cuma di hotel setengah hari (Kami sudah booking hotel, dan sudah bayar lg…ini sialnya kami).

Yang saya khawatir jika kami akan pergi ke negara lain, apakah cap S1 itu akan mempengaruhi ketika pembuatan Visa negara lain? Paspor saya sih sudah mau habis masa berlakunya, tapi suami saya masih baru bikin paspor. Apakah suami saya harus bikin paspor baru? Ada yang bisa kasih saran nggak?

Terima kasih

Febby

[Non-text portions of this message have been removed]

travelling di bulan Mei 2011

Dear kawan2 IBP,

Apakah ada yang akan travelling ke wilayah Asia Tenggara& Macau di bulan MEi ini? Kebetulan bulan Mei saya libur 1 bulan, dan belum ada rencana travelling. Jadi kalo ada teman2 yg mau travelling ke Asia Tenggara dan Makau di bulan Mei dan saya bisa join akan sangat membantu saya.

Terima kasih.

Sesilia Susi

[Non-text portions of this message have been removed]

[indobackpacker] mengenai catatan perjalanan

Teman,
Saya memilih catatan perjalanan yang detail untuk diposting ke milis, karena kadang2 ketika saya search di arsip milis, saya memulai dari kata kunci yang cukup spesifik. Baru setelah tidak keluar hasilnya, saya melebar ke kata kunci yang kira-kira berasosiasi dengan subyek pencarian saya.
Pada awalnya saya berprinsip anti duplikasi di dunia maya. Maksudnya kalo sudah di posting di blog seharusnya tidak di posting di milis, atau sebaliknya. Cukup pranalanya saja yang diposting ke milis. Ternyata yang saya alami adalah search engine google terkadang gagal mengkutui kata kunci di blog pribadi.
Untuk rekan Shasa, setting daily digest sangat membantu untuk mengurangi jumlah email yang masuk. Atau kalo suatu milis sudah dirasa tidak memberikan informasi yang berguna, biasanya saya banned dari mailbox saya; entah unsubscribe atao di-setting no-email.
Tabik, Puguh
> Dear Om Moderator & rekan2… > > Saya perhatikan banyak sekali teman2 yg menuliskan cat-per nya di milis ini. > Saya punya beberapa pertanyaan: > 1. Apakah memang wajib setiap anggota milis yg bepergian utk menuliskan cat-per nya? > 2. Lalu apakah harus detail sampai (maaf) memenuhi inbox? > 3. Apakah tidak ada cara lain dalam memuat cat-per tersebut? misalnya dihubungkan dengan link website pribadi? Saya sendiri termasuk yang tidak faseh alias tidak trampil menulis jadi tidak punya blog pribadi, tapi beberapa teman saya lihat blog-nya bagus2 dan menarik. > Mungkin ini hanya sekedar masukan dan tidak bermaksud offensive atau personal. > > Mohon tanggapan. > Terima kasih atas atensinya. > > Cheers, > > Shasa Sigit > > >