Tag Archives: tarif-cottage-pantai-papuma-jember

Sepeda masuk bagasi Lion Air?

Dear all,

Saya mau tanya rekan2, apakah ada yang berpengalaman membawa sepeda masuk ke bagasi Lion Air?

Apakah bisa? Dan berapa chargenya?

Terima kasih,

Rosa

[Non-text portions of this message have been removed]

Pengalaman Kehilangan Paspor di AS

Dear Backpackers,   Ini cuma sekedar berbagi pengalaman mengenai kehilangan paspor di AS, sekitar sebulan lalu. Pengalaman ini terjadi bukan pada saat backpacking, tapi pada saat perjalanan dinas, tapi pasti berguna buat temans semuanya yang mengadakan perjalanan keluar negeri, utamanya AS.   Saat itu,saya sedang berada di Glendale, Arizona, dan sadar bahwa saya kehilangan paspor. Tidak jelas apakah paspor tersebut hilang/tercecer atau diambil orang. Yang jelas, pada saat itu saya sedang tidak membawa KTP/SIM, hanya fotokopinya karena saya kuatir kartu identitas saya yang asli bisa hilang dalam perjalanan.   Setelah mengetahui bahwa Arizona adalah bagian dari jurisdiksi konsulat LA, maka saya pun mengontak KJRI LA untuk meminta informasi mengenai dokumen pengganti, berupa SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) agar saya dapat kembali ke Jakarta   1) Ternyata tidak mudah untuk menghubungi KJRI LA, terutama bagian imigrasi. Teleponnya jarang diangkat, dan jika diangkat, petugas yang menerima memberikan informasi yang berbeda-beda. Memang prosedurnya ada di website, namun tidak jelas bagaimana prosedur pengurusan dokumen lewat surat menyurat, karena saya tidak mungkin dapat terbang ke LA tanpa identitas. Mau menyewa mobil dan lewat jalan darat juga harus menggunakan ID card. Salah satu petugas bahkan menertawakan masalah saya! Setelah beberapa kali makan hati, saya akhirnya bisa berbicara dengan Kepala Bagian Imigrasi, yang menyarankan agar saya langsung ke LA   2) Salah satu persyaratan yang diperlukan untuk mengurus SPLP adalah laporan kehilangan dari Kepolisian setempat. Pada saat melaporkan kehilangan, kepolisian Glendale mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengeluarkan surat kehilangan untuk paspor, karena mereka curiga bahwa mungkin saya tidak benar2 kehilangan, namun SENGAJA MENJUALNYA! Ternyata terdapat banyak kasus jual beli paspor, dan menurut teman-teman saya, banyak kejadian di mana paspor teman/saudara/kenalan mereka yang dicuri (hanya paspornya, bukan kartu kredit etc) pada saat perjalanan. Kabarnya, harga di pasar gelap mencapai USD 10K! Konsumen utamanya adalah imigran gelap, dan juga jadi hal yang semakin biasa karena kejahatan identity theft. Saya pikir, masuk akal juga, mengingat visa saya masih valid sampai 2013   Saya memang akhirnya bisa pulang, dan mendapatkan SPLP, tapi tak mungkin tanpa fasilitasi dari kantor yang kebetulan berpusat di Houston. Saya akhirnya bisa mendapat surat keterangan polisi dari Glendale atas koneksi kantor, melewati sekuriti bandara dengan fotokopi ID, naik pesawat dari Phoenix ke Houston, dan mendapat SPLP dari KJRI Houston yang sangat kooperatif.   Namun saya belajar bahwa tanpa bantuan kantor, posisi tawar individual ternyata sangat lemah dalam berurusan dengan otoritas setempat terutama dalam masalah keimigrasian.    Moral of the story memang JANGAN SAMPAI KEHILANGAN PASPOR. Mengetahui bahwa paspor menjadi sasaran pencurian, karena nilai jualnya yang tinggi, memang lebih baik ekstra hati-hati. Proses pengurusan SPLP saya banyak terbantu karena: 1) saya memiliki fotokopi paspor saya yang hilang dan juga membawa fotokopi KTP pembelajarannya: selalu bawa fotokopi paspor jika sedang bepergian, atau simpan scanned copy dari paspor, KTP, SIM dalam email pribadi, yang bisa diakses dari mana pun. Ingat, jika sial, bisa jadi Anda kehilangan seluruh barang bawaan Anda!   2) saya sulit dapat menembus sekuriti bandara untuk penerbangan domestik, karena saya tidak membawa kartu identitas lain, yang memiliki foto, dan dikeluarkan Pemerintah (KTP/SIM) pembelajarannya: selalu bawa lebih dari satu tanda pengenal berfoto selain paspor, dan letakkan di tempat yang terpisah, kalau-kalau salah satunya hilang.   3) saya memilih untuk mengurus dokumen keimigrasian di konsulat yang dekat dengan orang-orang yang saya kenal, yang dapat membantu saya kapan saja. Konsulat terdekat belum tentu dapat membantu pembelajaran: jika terlalu banyak ketidakpastian, lebih aman jika proses tersebut dilakukan di lingkungan yang dikenal.   yang jelas, sekali lagi JANGAN SAMPAI KEHILANGAN PASPOR!! Apalagi di AS!   salam -tereSITA-  

[Non-text portions of this message have been removed]