Tag Archives: transportasi-di-kuala-lumpur

sistem kartu transportasi di Kuala Lumpur

Teman2 IBP-ers

Barusan saya baca dari salah satu catper, katanya di Malaysia (khususnya KL) udah mulai pake kartu utk beberapa alat transportasi, spt RapidKL. Apakah hal tsb benar? Klo bener, gimana “nasib” para turis yg cuma sebentar di sana? Krn dari yg saya baca sepintas, sptnya sistem kartu mrk ngga seperti di spore dg EZ Link-nya yg bisa direfund n 1 for all. Mabok donk klo cuma numpang lewat harus isi 30rm utk tiap alat transportasi Sekalian nanya masa berlaku kartu berapa lama dan 1 kartu bisa ngga dipake rombongan?

Mohon pencerahan teman2 yg tinggal di Malaysia dan yg biasa keliling2 Malaysia Makasih banget buat responnya

Salam, Marlina

[Non-text portions of this message have been removed]

Transportasi dalam kota Kuala Lumpur enakan naik apa ya? (via postie)

Bookmark this category
nambah di KL ada LRT dan monorail monorail tdk mencover seluruh KL, jd gunakan LRT, bahkan bisa keluar dr KL(bogornya kita lah) sayangnya bus dan LRT nya tdk spt singapore,bisa menggunakan tiket yg sama (E-link), shg mesti beli tiket bus lagi klu mau naik bus, jgn lupa ambil MAP KL, jadi bisa keliatan stasiun LRT nya hrs brenti dimana saja, ada bbrp stasiun yg merupakan exchange antara LRT dgn monorail

________________________________ Sent: Thu, April 15, 2010 7:57:33 PM

Jika ingin melihat KL naiklah Bus dan Monorail,jika ingin melihat orang malaysia desak desak an naiklah kereta subway. ke KLIA tip hemat ,jika punya waktu lebih panjang 30 menit,koper enteng ,naik KLIA TRANSIT turun di Putrajaya,lalu nyambung next train ke KLIA, total cuma 16 ringgit.

salam,

adi

____________ _________ _________ __ Sent: Thu, April 15, 2010 9:28:45 AM

dear temans,

mau tanya dong. kalo untuk jalan2 dalam kota Kuala Lumpur, enakan naik apa ya? dari segi harga juga kemudahan hop on-off nya. krn ada banyak pilihan bis dan kereta, saya jadi bingung mana yang plg efektif. dan kalau mau ke KLIA, naik apa ya yang enak? ada KLIA ekspress tapi lumayan mahal juga. kalau mau taksi, katanya sopirnya suka tembak harga, apa itu betul? please info ya teman2 yang udah pernah.

thanks before. -AliaDewi-

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[indobackpacker] tanya Kinabalu….??

Cuaca di Kinabalu tidak menentu, cuma saya pernah mendaki pas musim hujan untungnya pas tengah malam tidak hujan. Sebaiknya booking penginapan di Mt.Kinabalunya dl aja. Soalnya selalu full book, lebih bagus lg cobain Via Ferata cuma agak mahal, mereka punya penginapan sendiri.
Semoga bermanfaat, Jangan lupa cobain Cumi di Kinabalu..
Victor

[indobackpacker] negara mana saja yang tidak perlu visa kunjungan?

Hallo Mas Joko, Saya salut dengan anda bertravelling ke daerah Afrika, bahkan dengan keluarga(?). Saya cerita dikit yak, mumpung masih inget :-)
Feb-Maret 2005, kami ada pekerjaan design di Sunbeach Hotel di Cape Point Banjul The Gambia. Dan dalam tugas kerja ini, saya kesana sendirian dengan seabrek bahan presentasi. Salah satu client kami adalah dari Mauritania, dan menawarkan untuk melihat sebuah lahan dekat dengan kota Nouchchott Mauritania, sekalian untuk travelling melewati bagian barat dari Sahara. Sehingga dipilih dengan jalur darat, aplikasi visa saya malah diurus oleh managemen resort Sunbeach untuk kunjungan ke Senegal dan Mauritania, alhasil sehari jadi!
Perbatasan darat dari Senegal ke Mauritania, mas akan lewati kota yang bernama Rosso Mauritania. Sepanjang sungai ini mungkin adalah satu2nya daerah yang bervegatasi di Mauritania, karena negara ini hampir 95% dari seluruh wilayahnya adalah padang pasir (sahara). Benar, penyebrangan disini hanya dilayani 2 atau 3 kali sehari waktu itu, jadi jangan sampai kesorean sampai di Port Rosso ini. Dan lagi walaupun sungai ini sangat tenang, agak ngeri juga karena perahu yang melayani penyebrangan tidak memiliki pinggiran pengaman samping, mobil2 rodanya diikat begitu saja.
Sebagai reference saja, semoga berguna, saya sungguh menikmati perjalanan darat dari Banjul ke Nouachott, amazing!. Apalagi saat setelah Kota Rosso menuju Ibu Kota, hamparan padang pasir Guurn Sahara sunggu indah. Terhapus sudah bayangan banyak teman yang mungkin tidak pernah kesana akan ngerinya di Sahara, bullshit!. Andai ada peluang datang lagi kesana, saya akan mampir ke Sahara. Kalau menyempatkan turun dan naik sebuah bukit kecil, sepanjang mata memandang adalah gundukan yang hampir tidak ada warna hijau satupun. Apalagi saat menjelang sore, waktu itu kita sampai malam di Ibukota Mauritania, sehingga sepanjang siang dan sore itu kami berada dihamparan Guurn Sahara. Sesekali kita turun ke lagoon2 kering, yang datar sekali, dan sesekali kita bertemu dengan rombongan camel liar, atau pengembara yang membawa hampir 20an ekor camel gembalaan.
Sebelum menuju Kota Rosso, kami melewati kota St Louis, eks ibukota Senegal. Kemudian kota Touba, Dourbel dan Kaolack. Kota St Louis, adalah kota yang unik dan klasik, kota ini terletak disebuah pulau (CMIIW), yang dihubungkan dengan sebuah jembatan panjang berwarna putih dan berlandaskan kayu. Saat pulang kembali dari Mauritania, kami sempat mampir di Kota Dakar, yang pada sore hari sangat rame dengan burung gagak :-) ), karena sempat berkunjung ke KBRI Dakar, eh malah diajak berkunjung ke Pulau Goree, yang sekarang menjadi Pulau Museum Budak. Kota dakar sendiri ada di Cape Verde, dulu waktu dapat ilmu sejarah, cuman dihapal2 tanpa tahu dimana itu….dan syukur akhirnya dapat dikunjungi. Salah satu tebing di Kota dakar yang menhadap ke laut, dihiasi oleh patung2 para pesepakbola yang berjasa saat Senegal masuk semifinal Piala Dunia 2002. Satu lagi yang patut dan harus dikunjungi adalah Pulau Goree, sebuah pulau yang memiliki sejarah kelam ditribusi perbudakan. Dari Dakar harus naik boat selama 30menit ke pulau ini, harga dan distribusi? kurang tahu karena waktu itu dijamu oleh KBRI hehehe. Maka sempatkan mampir ke KBRI, mereka pasti rindu kunjungan orang Indonesia :-) )
Kalau sampai ke The Gambia, banyak tempat touris disini dan banyak tempat bagus untuk dikunjungi, terutama tempat2 eks kolonial inggris. Daerah resort di The Gambia adalah di Senegambia, Cape Point dan Brikama.
Mas Joko, nanti ini dari Rabat apakah melalui jalan darat ke Mauritania? kalau mungkin pasti sangat mengasyikan. Kalau saran saya, dari Kota Nouckchott, bagus dan aman kok jalan darat sampai ke The Gambia sekalipun. Ada beberapa check point dengan tentara bersenjata, tapi itu pemeriksaan biasa saja, malah dari tampang seram mereka itu bisa kok diajak berphoto…..cuman sayang mereka lebih fasih bahasa prancis daripada inggris :-) ). Kota-kota yang saya sebutkan diatas tadi terutama di senegal dan The gambia adalah kota2 yagn sangat layak dikunjungi, kota klasik dan sepanjang perjalanan akan terasa seperti di film flora dan fauna hehehe. Kita akan melewati padang pasir, savanna, oasis dengan tanaman kurmanya, kadang harus terhenti diperjalanan karena ada rombongan biri-biri atau kambing atau camel liar yang lewat…… hanya biri2 yang agak lelet, karena tidak mau minggir kalaupun diklakson dg kenceng sekalipun, tapi jangan sampai mengklakson kalau ada camel lewat, mereka akan panik dan berhimpitan sesamanya :-) …kalau kambing akan langsung kabur kalau diklakson hahahaha.
Semoga perjalanannya menyenangkan dan mengesankan, satu kata tentang Afrika, amazing landscape!
salam, made sutawijaya

Backpacking bareng kebumen-dieng

Dear teman,
Sebelumnya terimakasih informasi tentang Kebumen-Dieng, bnyk informasi yg masuk… Kalau ada yg masih kosong libur april ini 9-12 April ini, bisa joint backpack bareng saya ke Kebumen-Dieng yang minat japri yah…
Thanks Dwie B salam backpacking..
[Non-text portions of this message have been removed]